Selamat datang matahari pagi, biarlah hari ini menjadi ceria seceria hati yang sedang membaca sms ini
Alunan nada sebait kata, sepenggal kerinduan hanyut dalam dekapan, angin semilir dingin dalam kesejukan, selamat pagi - good morning
Gairahku bangga, menyapa hari ini, selamat datang pagi
Pagi ini gw bangun diantara orang2 yang gw sayangi, tp gw ngerasa kok masih ada yg kurang ya, setelah gw cari kemana2 akhirnya gw tau itu siapa, orang itu adalah kamu.met pagi yahh...
Pagi adalah sebuah berkah yang indah, Tak masalah cerah atau mendung, Karena pagi adalah awal untuk memulai sesuatu yang disebut KEHIDUPAN. Selamat Pagi!
Pagi yang indah adalah pagi dengan sinar matahari cerah, dengan secangkir kopi di tangan dan dengan sms ini di HP. Selamat pagi!
Mengenalmu adalah anugerah
Menyakitimu adalah larangan
Mendampingi hidupmu adalah kebahagiaan
Meninggalkanmu adalah kebodohan
Selamat pagi cinta, semoga hari ini indah ya
Pagi ini sang bayu mampir, tak ada kabar yg kutrima selain bisikmu yg kutmui pd sisa mimpi td mlm. Ketika hembusanya kembali kutitipkan pesan untukmu, selamat pagi..
Pagi tak akan pernah hadir
tanpa melewati putaran malam
mentari terbit menggantikan rembulan
Sinarnya yang hangat memberi semangat dan harapan
Tuk ucapkan selamat pagi sayangku!
Miss you , love you, need you.
Sinar matahari yang menggeliat ingin menyapa,
Selamat Pagi... kau akan kutemani dengan sinar hangatku
Selamat pagi untuk seorang yang ada di dalam hati ku,
pagi ini merupakan mentari buat jiwa ku manghangatkan hati ku meleburkan embun raga ku
Ketika waktu lelah melangkah menggapai asa yang hilang arah
Sang pagi rebahkan diri diam dalam kelam
Selamat pagi semoga harimu jauh lebih baik seiring doaku
Mentari pagi bersinar cerah,
Hangatnya kujumpa di senyummu selalu.
SMS terbang bertiup sejuk,
mengantar rindu hanya kepadamu
hai cantik!
kupasati senyummu,
kutemu lengkungan pelangi,
kutemu garis lintang yg lebih mirip khatulistiwa
kutemu sebentuk cahaya bulan sabit
kutemu aurora di satu belahan dunia
kutemu dan kutemu
hai manis!
kugali matamu,
kujumpa bintang jatuh
kujumpa nautika biru membentang
kujumpa telaga biru beriak pelan
kujumpa biru dr cumulus, nimbus, dan stratus
kujumpa dan kujumpa.
Malam sudah habis. Tinggal embun, burung dan suara2 menjauh.
Tapi masihkah hatiku hatimu melayang dalam harum pagi lalu bebas bertukar cinta? "Met Pagi"
Ucapan Selamat Pagi Lucu
Kesalahan bukan pada layar hp anda,
ini ungkapan terdalam yang gak bisa aku artikan
tapi kira2 artinya SELAMAT PAGI
Ketika sang surya memantulkan kehangatannya,
bukalah mata indahmu segera...
kamu itu kesiangan tau..
Saat kau membuka matamu di pagi hari
sentuhan hangat sang surya akan memberikan warna-warna keindahan padamu
ada warna ijo, merah, kuning... pelangi kali
Met pagi...
Kamu yang pertama aku ucapin..
Meski aku punya ribuan teman..
Mulai dari yang jelek, lumayan, sampe yg cakep..
Tapi aku lebih suka dari yg jelek dulu..
Pagi yang indah memberikan kehangatan di saat kamu bangun dari khayalan indahmu,
Tapi jangan lupa iler mu tuh yang membawa kebauan di pagi hari
Bangunlah dengan senyumanmu,
karena saat kau bangun bau iler mu yang sangat menusuk ke hatiku.
Minggu, 06 Oktober 2013
Tulisan Ucapan Selamat Pagi Indah dan Lucu
Ucapan Selamat Pagi Indah dan Lucu biasanya dikirim kepada keluarga, sahabat, pacar dan semua orang kita sayangi. Ucapan selamat pagi ini merupakan kebiasaan yang sering dilakukan untuk disampaikan kepada orang yang dekat dengan kita.
Semakin banyaknya alat komunikasi praktis seperti halnya sms cinta melalui ponsel dan juga melalui layanan situs jejaring sosial di internet, membuat banyak orang semakin mudah untuk akrab dengan berbagai kiriman ucapan selamat pagi dan salah satunya adalah ucapan selamat pagi ini.
Bagaimana cara membuat ucapan selamat pagi yang berbeda kepada seseorang? Mungkin ini suatu jawaban yang cukup sulit. Namun kali ini blog diawali ingin berbagi kumpulan kata-kata ucapan selamat pagi yang kreatif tersebut. Ada yang bermakna indah dan keren dan ada pula yang lucu, jadi silahkan dipilih sesuai selera anda masing-masing.
Selamat datang matahari pagi, biarlah hari ini menjadi ceria seceria hati yang sedang membaca sms ini
Alunan nada sebait kata, sepenggal kerinduan hanyut dalam dekapan, angin semilir dingin dalam kesejukan, selamat pagi - good morning
Gairahku bangga, menyapa hari ini, selamat datang pagi
Pagi ini gw bangun diantara orang2 yang gw sayangi, tp gw ngerasa kok masih ada yg kurang ya, setelah gw cari kemana2 akhirnya gw tau itu siapa, orang itu adalah kamu.met pagi yahh...
Pagi adalah sebuah berkah yang indah, Tak masalah cerah atau mendung, Karena pagi adalah awal untuk memulai sesuatu yang disebut KEHIDUPAN. Selamat Pagi!
Pagi yang indah adalah pagi dengan sinar matahari cerah, dengan secangkir kopi di tangan dan dengan sms ini di HP. Selamat pagi!
Mengenalmu adalah anugerah
Menyakitimu adalah larangan
Mendampingi hidupmu adalah kebahagiaan
Meninggalkanmu adalah kebodohan
Selamat pagi cinta, semoga hari ini indah ya
Pagi ini sang bayu mampir, tak ada kabar yg kutrima selain bisikmu yg kutmui pd sisa mimpi td mlm. Ketika hembusanya kembali kutitipkan pesan untukmu, selamat pagi..
Pagi tak akan pernah hadir
tanpa melewati putaran malam
mentari terbit menggantikan rembulan
Sinarnya yang hangat memberi semangat dan harapan
Tuk ucapkan selamat pagi sayangku!
Miss you , love you, need you.
Sinar matahari yang menggeliat ingin menyapa,
Selamat Pagi... kau akan kutemani dengan sinar hangatku
Selamat pagi untuk seorang yang ada di dalam hati ku,
pagi ini merupakan mentari buat jiwa ku manghangatkan hati ku meleburkan embun raga ku
Ketika waktu lelah melangkah menggapai asa yang hilang arah
Sang pagi rebahkan diri diam dalam kelam
Selamat pagi semoga harimu jauh lebih baik seiring doaku
Mentari pagi bersinar cerah,
Hangatnya kujumpa di senyummu selalu.
SMS terbang bertiup sejuk,
mengantar rindu hanya kepadamu
hai cantik!
kupasati senyummu,
kutemu lengkungan pelangi,
kutemu garis lintang yg lebih mirip khatulistiwa
kutemu sebentuk cahaya bulan sabit
kutemu aurora di satu belahan dunia
kutemu dan kutemu
hai manis!
kugali matamu,
kujumpa bintang jatuh
kujumpa nautika biru membentang
kujumpa telaga biru beriak pelan
kujumpa biru dr cumulus, nimbus, dan stratus
kujumpa dan kujumpa.
Malam sudah habis. Tinggal embun, burung dan suara2 menjauh.
Tapi masihkah hatiku hatimu melayang dalam harum pagi lalu bebas bertukar cinta? "Met Pagi"
Ucapan Selamat Pagi Lucu
Kesalahan bukan pada layar hp anda,
ini ungkapan terdalam yang gak bisa aku artikan
tapi kira2 artinya SELAMAT PAGI
Ketika sang surya memantulkan kehangatannya,
bukalah mata indahmu segera...
kamu itu kesiangan tau..
Saat kau membuka matamu di pagi hari
sentuhan hangat sang surya akan memberikan warna-warna keindahan padamu
ada warna ijo, merah, kuning... pelangi kali
Met pagi...
Kamu yang pertama aku ucapin..
Meski aku punya ribuan teman..
Mulai dari yang jelek, lumayan, sampe yg cakep..
Tapi aku lebih suka dari yg jelek dulu..
Pagi yang indah memberikan kehangatan di saat kamu bangun dari khayalan indahmu,
Tapi jangan lupa iler mu tuh yang membawa kebauan di pagi hari
Bangunlah dengan senyumanmu,
karena saat kau bangun bau iler mu yang sangat menusuk ke hatiku.
Selamat datang matahari pagi, biarlah hari ini menjadi ceria seceria hati yang sedang membaca sms ini
Alunan nada sebait kata, sepenggal kerinduan hanyut dalam dekapan, angin semilir dingin dalam kesejukan, selamat pagi - good morning
Gairahku bangga, menyapa hari ini, selamat datang pagi
Pagi ini gw bangun diantara orang2 yang gw sayangi, tp gw ngerasa kok masih ada yg kurang ya, setelah gw cari kemana2 akhirnya gw tau itu siapa, orang itu adalah kamu.met pagi yahh...
Pagi adalah sebuah berkah yang indah, Tak masalah cerah atau mendung, Karena pagi adalah awal untuk memulai sesuatu yang disebut KEHIDUPAN. Selamat Pagi!
Pagi yang indah adalah pagi dengan sinar matahari cerah, dengan secangkir kopi di tangan dan dengan sms ini di HP. Selamat pagi!
Mengenalmu adalah anugerah
Menyakitimu adalah larangan
Mendampingi hidupmu adalah kebahagiaan
Meninggalkanmu adalah kebodohan
Selamat pagi cinta, semoga hari ini indah ya
Pagi ini sang bayu mampir, tak ada kabar yg kutrima selain bisikmu yg kutmui pd sisa mimpi td mlm. Ketika hembusanya kembali kutitipkan pesan untukmu, selamat pagi..
Pagi tak akan pernah hadir
tanpa melewati putaran malam
mentari terbit menggantikan rembulan
Sinarnya yang hangat memberi semangat dan harapan
Tuk ucapkan selamat pagi sayangku!
Miss you , love you, need you.
Sinar matahari yang menggeliat ingin menyapa,
Selamat Pagi... kau akan kutemani dengan sinar hangatku
Selamat pagi untuk seorang yang ada di dalam hati ku,
pagi ini merupakan mentari buat jiwa ku manghangatkan hati ku meleburkan embun raga ku
Ketika waktu lelah melangkah menggapai asa yang hilang arah
Sang pagi rebahkan diri diam dalam kelam
Selamat pagi semoga harimu jauh lebih baik seiring doaku
Mentari pagi bersinar cerah,
Hangatnya kujumpa di senyummu selalu.
SMS terbang bertiup sejuk,
mengantar rindu hanya kepadamu
hai cantik!
kupasati senyummu,
kutemu lengkungan pelangi,
kutemu garis lintang yg lebih mirip khatulistiwa
kutemu sebentuk cahaya bulan sabit
kutemu aurora di satu belahan dunia
kutemu dan kutemu
hai manis!
kugali matamu,
kujumpa bintang jatuh
kujumpa nautika biru membentang
kujumpa telaga biru beriak pelan
kujumpa biru dr cumulus, nimbus, dan stratus
kujumpa dan kujumpa.
Malam sudah habis. Tinggal embun, burung dan suara2 menjauh.
Tapi masihkah hatiku hatimu melayang dalam harum pagi lalu bebas bertukar cinta? "Met Pagi"
Ucapan Selamat Pagi Lucu
Kesalahan bukan pada layar hp anda,
ini ungkapan terdalam yang gak bisa aku artikan
tapi kira2 artinya SELAMAT PAGI
Ketika sang surya memantulkan kehangatannya,
bukalah mata indahmu segera...
kamu itu kesiangan tau..
Saat kau membuka matamu di pagi hari
sentuhan hangat sang surya akan memberikan warna-warna keindahan padamu
ada warna ijo, merah, kuning... pelangi kali
Met pagi...
Kamu yang pertama aku ucapin..
Meski aku punya ribuan teman..
Mulai dari yang jelek, lumayan, sampe yg cakep..
Tapi aku lebih suka dari yg jelek dulu..
Pagi yang indah memberikan kehangatan di saat kamu bangun dari khayalan indahmu,
Tapi jangan lupa iler mu tuh yang membawa kebauan di pagi hari
Bangunlah dengan senyumanmu,
karena saat kau bangun bau iler mu yang sangat menusuk ke hatiku.
PENGERTIAN DAN PRINSIP - PRINSIP KOPERASI
12. Prinsip - Prinsip Koperasi
1. Keanggotaan bersifat sukarela
2. Keanggotaan terbuka
3. Pengembangan anggota
4. Identitas sebagai pemilik dan pelanggan
5. Manajemen dan pengawasan dilakukan secara demokratis
6. Koperasi sebagai kumpulan orang-orang
7. Modal yang berkaitan dengan aspek sosial tidak dibagi
8. Efisiensi ekonomi dari perusahaan koperasi
9. Perkumpulan dengan sukarela
10. Kebebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan
11. Pendistribusian yang adil dan merata akan hasil-hasil ekonomi
12. Pendidikan anggota
PENGERTIAN DAN PRINSIP - PRINSIP KOPERASI
5 unsur koperasi Indonesia
Koperasi adalah badan usaha
Koperasi adalah kumpulan orang - orang atau badan hukum koperasi
Koperasi Indonesia , koperasi yang bekerja berdasarkan prinsip - prinsip koperasi
Koperasi Indonesia adalah gerakan ekonomi rakyat
Koperasi Indonesia berazaskan kekeluargaan
PENGERTIAN DAN PRINSIP - PRINSIP KOPERASI
A. Definisi Koperasi menurut ILO
Dalam definisi ILO terdapat 6 elemen yang dikandung dalam koperasi, yaitu :
Koperasi adalah perkumpulan orang-orang
Penggabungan orang-orang berdasarkan kesukarelaan
Terdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapai
Koperasi berbentuk organisasi bisnis yang diawasi dan dikendalikan secara demokratis
Terdapat kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkan
Anggota koperasi menerima resiko dan manfaat secara seimbang
PENGERTIAN DAN PRINSIP - PRINSIP KOPERASI
PENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASI
Koperasi adalah suatu kumpulan orang – orang untuk bekerja sama demi kesejahteraan bersama.
Koperasi Indonesia adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak social dan beranggotakan orang – orang, badan - badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
Koperasi berkaitan dengan fungsi - fungsi :
fungsi sosial
fungsi ekonomi
fungsi politik
fungsi etika
Kamis, 26 September 2013
Konsep. Aliran Dan Sejarah Koperasi
Konsep ,aliran dan sejarah koperasi
A.KONSEP KOPERASI
KONSEP KOPERASI
munkner dari university of manburg, jerman barat membedakan konsep koperasi menjadi dua: konsep koperasibarat dan konsep koperasi sosialis.
Hal ini di latarbelakangi oleh pemikiran bahwa pada dasarnya, perkembangan konsep-konsep yang bersal dari Negara-negara berpaham sosialis, sedangkan konsep berkembang dinegara dunia ketiga merupakan perpaduan dari kedua konsep tersebut.
KONSEP KOPERASI BARAT
Konsep koperasi barat menyatakan bahwa koperasi merupakan organisasi swasta, yang di bentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan,dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.
Dampak langsung koperasi terhadap anggotanya adalah ;
• Promosi kegiatan ekonomi anggota
• Pengembangan usaha koperasi dalam hal investasi formulasi permodalan, pengembangan sumber daya manusia(SDM), pengembangan keahlian untuk bertindak sebagai wirausahawan, dan kerjasama antarkoperasi secara horizontal dan vertical.
Dampak koperasi secara tidak langsung adalah sebagai berikut:
• Pengembangan kondisi social ekonomi sejumlah produsen skala kecil maupun pelanggan
• Mengembangkan inovasi pada perusahaan skala kecil,misalnya inovasi teknik dan metode produksi
• Memberikan distribusi pendapatan yang lebih seimbang dengan pemberian harga yang wajar antara produsen dengan konsumen, serta pemberian kesempatan yang sama pada koperasi dan perusahaan kecil.
KONSEP KOPERASI SOSIALIS
Konsep koperasi sosialis menyatakan bahwa koperasi direncankan dan dikendalikan oleh pemerintah, dan di bentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional.
KONSEP KOPERASI NEGARA BERKEMBANG
Munkner hanya membedakan koperasi berdasar konsep barat dan konsep sosialis. Sementara itu didunia ketiga, walaupun masih mengacu pada kedua konsep tersebut, namun koperasinya sudah berkembang dengan cirri tersendiri,yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangan. Adanya campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangan koperasi di Indonesia membuatnya mirip dengan konsep sosialis. Perbedaanya adalah, tujuan koperasi dalam konsep sosialis adalah untuk merasionalkan factor produks dari kepemilikan kolektif, sedangkan koperasi di Negara berkembang seperti di Indonesia, tujuanya adalah meningkatkan kondisi social ekonomi anggotanya.
2. Aliran Koperasi
• Aliran Yardstick
- Dijumpai pada negara-negara yang berideologi kapitalis atau yang menganut perekonomian Liberal.
- Koperasi dapat menjadi kekuatan untuk mengimbangi, menetralisasikan dan mengoreksi
- Pemerintah tidak melakukan campur tangan terhadap jatuh bangunnya koperasi di tengah-tengah masyarakat. Maju tidaknya koperasi terletak di
tangan anggota koperasi sendiri
-Pengaruh aliran ini sangat kuat, terutama dinegara-negara barat dimana industri berkembang dg pesat. Spt di AS, Perancis, Swedia, Denmark, Jerman, Belanda dll.
• Aliran Sosialis
- Koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif untuk mencapai
kesejahteraan masyarakat, disamping itu menyatukan rakyat lebih mudah
melalui organisasi koperasi.
-Pengaruh aliran ini banyak dijumpai di negara-negara Eropa Timur dan Rusia.
• Aliran Persemakmuran (Commonwealth)
-Koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.
-Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat
-Hubungan Pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat “Kemitraan (partnership)”, dimana pemerintah bertanggung jawab dan berupaya agar iklim pertumbuhan koperasi tercipta dengan baik.
• “KEMAKMURAN MASYARAKAT BERDASARKAN KOPERASI” KARANGAN E.D. DAMANIK
Membagi koperasi menjadi 4 aliran atau schools of cooperatives berdasarkan peranan dan fungsinya dalam konstelasi perekonomian negara, yakni :
a. Cooperative Commonwealth School
-Aliran ini merupakan cerminan sikap yang menginginkan dan memperjuangkan agar prinsip- prinsip koperasi diberlakukan pada bagian luas kegiatan manusia dan lembaga, sehingga koperasi memberi pengaruh dan kekuatan yang dominan di tengah masyarakat.
-M. Hatta dalam pidatonya tgl. 23 Agustus 1945 dg judul “Indonesia Aims and Ideals”, mengatakan bahwa yang dikehendaki bangsa Indonesia adalah suatu kemakmuran masyarakat yang berasaskan koperasi (what we Indonesias want to bring into existence is a Cooperative Commonwealth)
b. School of Modified Capitalism
Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai suatu bentuk kapitalisme, namun memiliki suatu perangkat peraturan yang menuju pada pengurangan dampak negatif dari
kapitalis
c. The Socialist School
Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai bagian dari sistem sosialis.
d. Cooperative Sector School
Paham yang menganggap filsafat koperasi sebagai sesuatu yang berbeda dari kapitalisme maupun sosialisme, dan karenanya berada di antara kapitalis dan sosialis.
Sejarah Lahirnya Koperasi
Koperasi di gagas oleh Robert Owen (1771-1858), ia menerapkannya di usaha pemintalan kapas. kemudian dilanjutkan pada tahun 1844 di rochdale, inggris. di tahun itulah lahirnya koperasi modern yang berkembang dewasa ini. dan pada tahun 1852 pertumbuhan koperasi sudah mulai terlihat banyak, di inggris saja sudah mencapai 100 unit. dan pada tahun 1862 di bentuklah pusat koperasi pembelian “the cooperative whole sale society” (CWS)
Pada tahun 1848 koperasi berkembang di jerman. perkembangan tersebut di pelopori oleh ferdinan lasallen dan fredrich w. raiffesen.. mereka menganjurkan untuk para petani menyatukan diri untuk membentuk organisasi simpan pinjam.
Setelah melalui beberapa rintangan, akhirnya mereka dapat mendirikan Koperasi dengan pedoman kerja sebagai berikut :
1.Anggota Koperasi wajib menyimpan sejumlah uang
2.Uang simpanan boleh dikeluarkan sebagai pinjaman dengan membayar bunga.
3.Usaha Koperasi mula-mula dibatasi pada desa setempat agar tercapai kerjasama yang erat.
4.Pengurusan Koperasi diselenggarakan oleh anggota yang dipilih tanpa mendapatkan upah
5.Keuntungan yang diperoleh digunakan untuk membantu kesejahteraan masyarakat
Dan pada tahun 1896 di london terbentuk lah ICA (international cooperative alliance) dan pada tahun ini koperasi dianggap sebagai suatu gerakan internationa
Sejarah Perkembangan Koperasi Indonesia
Sejarah koperasi di indonesia bermula pada abad ke 20. yang di abad tersebut, kamiskinan mulai melanda indonesia, yg di sebabkan oleh kapitalisme di mana mana. beberapa orang yang hidupnya sederhana dan kemampuan ekonomi terbatas, terdorong untuk melakukan kerja sama dan mempersatukan diri untuk dirinya sendiri dan manusia sesamanya. dan akhirnya pada tahun 1895 di leuwiliang di dirikan koperasi pertama kali
Raden ngabei ariawiriatmaja, patih purwekerto dan kawan kawan mendirikan bank simpan pinjam untuk menolong teman sejawatnya para pegawai pribumi untuk melepaskan diri dari cengkeraman pelepas uang.
Pada zaman Belanda pembentuk koperasi belum dapat terlaksana karena:
1.Belum ada instansi pemerintah ataupun badan non pemerintah yang memberikan penerangan dan penyuluhan tentang koperasi.
2.Belum ada Undang-Undang yang mengatur kehidupan koperasi.
3.Pemerintah jajahan sendiri masih ragu-ragu menganjurkan koperasi karena pertimbangan politik, khawatir koperasi itu akan digunakan oleh kaum politik untuk tujuan yang membahayakan pemerintah jajahan itu.l.
Sumber :
http://margarethazyhe.blogspot.com/2010/01/konsep-aliran-dan-sejarah-koperasi.html
http://arrizalaziz.wordpress.com/2011/10/13/pengertian-dan-konsep-konsep-koperasi/
http://rhinii.wordpress.com/2011/10/01/ekonomi-koperasi-latar-belakang-timbulnya-aliran-koperasi/
http://vahmy76.wordpress.com/2011/10/09/sejarah-perkembangan-koperasi/
Rabu, 19 Juni 2013
DIRECT AND INDIRECT SPEECH ( TUGAS 3)
DIRECT AND INDIRECT SPEECH ( TUGAS 3)
Direct Speech (Kalimat Langsung)ialah kata-kata kalimat yang diucapkan langsung oleh si pembicara.
Indirect Speech (Kalimat Tak Langsung)ialah kalimat yang diucapkan untuk melaporkan kata-katansi pembicara kepada orang lain. Jadi, Indirect Speech (Reported Speech) digunakan bila kita ingin melaporkan kata-kata seseorang kepada orang lain secara tak langsung.
Direct & Indirect Speech terdiri dari 3 jenis yaitu :
I. Statement (pernyataan)
II. Command (perintah)
III. Question (pertanyaan)
Perubahan-perubahan yang perlu dari Direct ke Indirect Speech :
To be & Auxiliary Verbs
Direct Indirect
Am/is/are - was/were
Shall/will - should/would
Can - could
May - might
Must
Have/has to - had to
Ought to
Time & Place (keterangan waktu & tempat)
Direct Indirect
now - then
tomorrow - the following day
next week - the following week
tonight - that night
today - that day
yesterday - the day before
last night - the night before
last week - the week before,
the precious week
here - there
this - that
these - those
I. STATEMENT
Dalam Indirect Statement kita menggunakan kata that (bahwa) sebagai penghubung antara kalimat pengantar (introduce phrase) dan kata-kata yang dilaporkan (reported words). Kalimat-kalimat pengantar dalam indirect statement ialah :
He said
He said to me that + reported words
He told me
- Mary told her friends “I have been to Bali twice.”
- Mary told her friends that she had been to Bali twice.
- Father said “I am going out of town tomorrow”
- Father said that he was going out of town the following day.
Apabila kalimat pengantarnya dalam bentuk Simple Present Tense, maka kalimat yang dilaporkan tidak mengalami perubahan.
- Mary says “I have seen that film”
- Mary says that she has seen that film.
- My brother says “I met Tom at the party last night”
- My brother says that he met Tom at the party last night.
II. COMMAND
Command dibagi dalam 2 (dua) bagian yaitu :
1. Positive Command
Dalam perintah positif kita tambahkan to di depan kalimat perintahnya, sebagai penghubung antara kalimat pengantar dan perintah yang dilaporkan. Kalimat-kalimat pengantar dalam jenis ini ialah : to + infinitive
He asked me
He told me
- He asked me “Open your book”
- He asked me to open my book.
- Mary told me “Stop talking to Jane”
- Mary told me to stop talking to Jane.
- The teacher said to the students “Be quiet while I am talking”
- The teacher told the students to be quiet while she is talking.
2. Negative Command
Dalam perintah negatif kita tambahkan not to di depan perintah yang dilaporkan.
- Mary told John “Don’t wait for me”
- Mary told John not to wait for her.
- Ira asked Tom “Don’t come to my house again”
- Ira asked tom not to come to her house again.
III. QUESTION
Bila pertanyaan langsung (direct question) menggunakan kata-kata tanya seperti ; Where, When, Why, What, Who, How, dll, maka kata-kata tersebut digunakan sebagai penghubung dalam reported Speech. Pertanyaan yang dilaporkan berubaha menjadi bentuk positif. Kalimat pengantarnya ialah :
Positive Form
He asked me where
When etc.
- The man asked me : “Where do you live ?”
- The man asked me where I lived.
- I asked him : “When did you get back from your trip ?”
- I asked him when he had got back from his trip.
Bila pertanyaan langsung tidak menggunakan kata-kata tanya, dan hanya merupakan pertanyaan dalam bentuk “Yes & No Question”, maka kita menggunakan kata-kata if, whether (jika, apakah) sebagai penghubung antara kalimat pengantar dan pertanyaan yang dilaporkan.
- The boy asked John : “Does Mary live near here?”
- The boy asked John if Mary lived near there.
- Mary asked me : “Did you she John at the party the night before.
- Mary asked me whether I had seen John at the party the night before.
- We asked them : “Will you go to the movie with us tonight ?”
- We asked them whether they would go to the movie with us that night.
Tentang Sahabatku
Tulisan "Puisi"
Tentang Sahabatku
Sahabatku adalah tetesan embun pagi
yang jatuh membasahi kegersangan hati
hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari
dalam kesejukan
Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu menerangi gulita semesta
dalam kebersamaan
Sahabatku adalah pohon rindang dengan seribu dahan
yang memayungi dari terik matahari yang tak tertahankan
hingga mampu memberikan keteduhan
dalam kedamaian
Wahai angin pengembara
kabarkanlah kepadaku tentang dirinya
Sahabatku adalah kumpulan mata air dari telaga suci
yang jernih mengalir tiada henti
hingga mampu menghapuskan rasa dahaga diri
dalam kesegaran
Sahabatku adalah derasnya hujan yang turun
yang menyirami setiap jengkal bumi yang berdebu menahun
hingga mampu membersihkan mahkota bunga dan dedaun
dalam kesucian
Sahabatku adalah untaian intan permata
yang berkilau indah sebagai anugerah tiada tara
hingga mampu menebar pesona jiwa
dalam keindahan
Wahai burung duta suara
ceritakanlah kepadaku tentang kehadirannya
The Formula and The Examples of THAT Questions
The Formula of THAT Question :
That + Subject + Verb
Example :
1. What do you think about the movie ? ( That Qustion )
Noun Clause : I think that the movie is interesting.
2. The Sun rises from East. ( Statement of That )
Noun Clause : We know that the Sun rises from East.
The Formula and The Examples Of Yes/No Questions
Cara Membuat Formula Yes No Question
Untuk kali ini akan dijelaskan tentang yes no question yang menggunakan bentuk past/lampau. Did adalah bentuk past atau lampau dari “do dan does”.
Langkahnya sama seperti yes no question bagian sebelumnya.
Langsung lihat saja ke contohnya:
1. Did you go to school yesterday?
Answer : @ Yes, I did
@ No, I did not
2. Did they make this kite?
Answer : @ Yes, they did
@ No, they did not
3. Did he write this letter?
Answer : @ Yes, he did
@ No, he did not
4. Did we buy this apple?
Answer : @ Yes, we did
@ No, we did not
5. Did she come yesterday?
Answer : @ Yes, she did
@ No, she did not
Rumus untuk kalimat yes no question ini adalah :
Did + subject + verb I + adverb ?
Kalau menggunakan keterangan waktu, maka kalimat yang memakai did ini memakai yesterday, last week, last month, last year dan sebagainya.
NOUN CLAUSES TASK 1 : TEORI NOUN CLAUSES
NOUN CLAUSE
A. TEORI
Clause adalah gabungan dari beberapa kata yang memiliki subjek dan predikat. Jadi noun clause adalah clause yang kedudukannya sebagai kata benda atau berfungi sebagai nomina.
noun clause dapat menduduki posisi-posisi berikut :
1. Subjek kalimat (subject of a sentence)
2. Objek verba transitif (object of a transitive verb)
3. Objek preposisi (object of a preposition)
4. Pelengkap (complement)
5. Pemberi keterangan tambahan (noun in apposition)
B. RUMUS DAN MACAM-MACAM NOUN CLAUSE
1. Statement (Pertanyaan)
a. Counjuction yang dipakai adalah “that”
b. Fungsi klausa ini adalah sebagai :
a. Subject kalimat
Kangaroo lives in Australia (Statement)
That kangaroo lives in Australia is well known to all (Noun clause)
b. Subject kalimat setalah “it” It is well known to all that kangaroo lives in Australia
c. Objek pelengkap My conclusion is that kangaroo in lives Australia
d. Objek kata kerja All people understand well that kangaroo lives in Australia
e. Apositif My conclusion that kangaroo lives is Australia is correct
2. Question (Pertanyaan)
A. Yes/No Question
Conjuction yang dipakai adalah “whether (or not/or if) Fungsi klausa ini adalah sebagai :
a. Subjek kalimat
Can she drive the car? (Question)
Whether she can drive car doesn’t concern me (Noun clause) “or not” : whether or not she can drive the car doesn’t concern me (Noun clause) “or if” : whether or if she can drive the car doesn’t concern me (Noun clause)
b. Objek pelengkap
My conclusion is whether she can drive the car
c. Objek kata kerja
I really wonder whether she can drive the car (Or Not)
Objek kata depan
We discussed about whether she can drive the car
B. Wh-Question
a. Conjuction yang dipakai adalah “kata taya itu sendiri”
b. Fungsi klausa ini adalah sebagai :
a. Subjek kalimat
What is he doing ?(Question) doing doesn’t concern me. (Noun clause)
b. Objek lengkap
My question is what she is doing
c. Objek kata kerja
I really wonder what she is doing
d. Objek kata depan
www.gunadarma.ac.idWe discussed about what she is doing
3. Request (permintaan)
# Conjuction yang dipakai adalah “that”
# Fungsi klausa ini adalah sebagai :
a. Objek kata kerja
# Open the door. (Request)
# He suggested that I open the door. (Noun clause)
4. Exclamation (seruan)
# Conjuction yang dipakai adalah “kata Tanya yang dipakai pada kalimat itu sendiri”
# Fungsi klausa ini adalah sebagai :
a. Objek kata kerja
# What a handsome boy he is ?(Exclamation)
# Inever realized what a handsome boy he is.(Noun clause)
b. Objek kata kata depan
# We are talking about what a handsome boy he is.
C. CONTOH NOUN CLAUSE :
1. Noun Clause sebagai Subjek Kalimat ( subject of a sentence )
What you said doesn’t convince me at all.
How he becomes so rich makes people curious.
What the salesman has said is untrue.
2. Noun Clause sebagai Verba Transitif ( Object of a Transitive verb )
I know what you mean.
I don’t understand what he is talking about.
He said that his son would study in Australia
3. Noun Clause Sebagai Preposisi ( object of a Preposition )
Please listen to what your teacher is saying.
Budi pays full attention to how the native speaker is pronouncing the English word
Be careful of what you’re doing.
4. Noun Clause sebagai Pelengkap ( Completment )
The good news is that the culprit has been put into the jail.
This is what I want.
5. Noun Clause sebagai Pemberi Keterangan Tambahan ( Noun in Apposition )
The idea that people can live without oxygen is unreasonable.
christina novel world: noun clause
novelchristina world: noun clause: NOUN CLAUSE A. TEORI Clause adalah gabungan dari beberapa kata yang memiliki subjek dan predikat. Jadi noun clause adalah clause...
TUGAS & TULISAN: NOUN CLAUSES
TUGAS & TULISAN: NOUN CLAUSES: NOUN CLAUSES Noun clause adalah clause yang difungsikan sebagai noun. Noun clause dalam kalimat pada umumnya digunakan sebagai subje...
Kamis, 18 April 2013
Tugas 2 Manajemen
Hubungan dan Pembagian Kerja Antara Pengurus dan Manajer dalam Pengelolaan Koperasi
1. Ciri Ganda dari Koperasi dan Permasalahannya
Sebagaimana kita ketahui Undang-Undang No. 25/1992, Pasal 30 butir ia telah mengatur tugas dari pengurus, yaitu mengelola koperasi dan usahanya. Dalam pasal 32 dikatakan bahwa pengurus dapat mengangkat pengelola yang diberi wewenang dan kuasa untuk mengelola usaha. Tetapi selanjutnya, dikatakan bahwa dengan pemberian kuasa kepada pengelola untuk mengelola usaha koperasi, tidaklah berarti ini akan mengurangi tanggung jawab pengurus sebagaimana ditentukan dalam pasal 31.
Undang-Undang No. 26/1992 tentang Perkoperasian mengenakan istilah pengelola bagi manajer atau bagi orang oleh pengurus diberi wewenang dan kuasa untuk mengelola usaha koperasi.
2. Pola Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab Antara Pengurus dan Manajer
Ikut berperan sertanya para manajer tingkat atas dalam pengambilan keputusan dari pengurus, yang dalam hal ini merupakan supreme decision centre dalam pengelolaan organisasi koperasi dan usahanya, menunjukan sifat demokratis dari manajemen koperasi.
Dengan penggunaan metode pendekatan Perticipative Management dalam pengelolaan koperasi dan usahanya, diharapkan koperasi:
· Dapat meningkatkan mutu keputusan manajemen
· Dapat meningkatkan produktivitas karyawan dan manajer
· Dapat meningkatkan semangat dan kepuasan kerja karyawan dan manajer
· Dalam manajemennya lebih responsive terhadap perubahan-perubahan lingkungan.
Dalam kaitan ini perlu diketahui bahwa pada dasarnya keputusan itu dapat dibedakan dalam dua kelompok, yaitu:
a. Keputusan yang terprogram, yaitu keputusan yang dibuat atas dasar kebiasaan, peraturan atau prosedur yang sudah baku dan dapat digunakan untuk menangani masalah yang berulang kali.
b. Keputusan yang tidak terprogram, yaitu keputusan yang tidak diatur oleh kebijakan, aturan atau prosedur yang ada dan berkaitan dengan masalah yang tidak biasa atau yang merupakan pengecualian.
Contoh: ada tuntutan kenaikan upah dari karyawan.
Pembuatan Keputusan
Pengambilan keputusan selalu berkaitan dengan ketidakpastian dari hasil keputusan yang diambil. Untuk mengurangi faktor ketidakpastian tersebut, keputusan membutuhkan informasi yang sahih mengenai kondisi yang telah, dan mungkin akan terjadi, kemudian mengolah informasi tersebut menjadi beberapa alternatif pemecahan masalah sebagai bahan pertimbangannya dalam memutuskan langkah yang akan dilaksanakannya, sehingga keputusan yang diambil diharapkan dapat memberikan keuntungan yang maksimal.Proses pembuatan keputusan bukanlah pekerjaan yang mudah dan sederhana. Hal ini telahmengundang banyak para ahli untuk memikirkan cara atau tehnik pembuatan keputusan yang palingbaik. Berikut ini akan dijelaskan secara singkat tentang beberapa macam pandangan mengenaipembuatan keputusan dan perumusan kebijaksanaan, beberpa faktor yang mempengaruipembuatan keputusan dan cara-cara untuk meingkatkan perumusan kebijaksanaan.
Membuat keputusan
- Keputusan adalah suatu pilihan diantara beberapa alternative yang tersedia. Membuat keputusan adalah proses pengembangan dan penganalisaan
- Keputusan adalah pilihan antara dua atau lebih alternative. Jika anda hanya memiliki satu alternative, anda tidak memiliki keputusan.
Keputusan dan proses manajemen
- Sesungguhnya keputusan adalah bagian besar setiap pekerjaan manejer.
- Planning, Organizing, Leading dan Controling adalah empat dasar fungsi manajemen
- Tiap manejer di sebuah tim bisnis perusahaan harus membuat keputusan.
Keputusan terprogram dan tidak terprogram
- Tidak semua keputusan disukai, seperti keputusan terprogram cenderung berulang-ulang dan bisa dipecahkan melalui prosedur mekanis, seperti dengan menerapkan aturan.
- Keputusan tidak terprogram cenderung tidak dapat diprediksi dan membutuhkan lebih banyak intuisi dan kreatifitas.
Pengambilan Keputusan (Decision Making)
Pembuatan keputusan (decision making) adalah melakukan penilaian dan menjatuhkan pilihan. Keputusan ini dibuat setelah melalui beberapa perhitungan dan pertimbangan alternatif. Sebelum pilihan dijatuhkan, ada beberapa tahap yang mungkin akan dilalui oleh pembuat keputusan. Tahapan tersebut bisa saja meliputi identifikasi masalah utama, menyusun alternatif yang akan dipilih dan sampai pada pengambilan keputusan yang terbaik.
- A. Bentuk-bentuk Pembuatan Keputusan
Pembuatan keputusan marupakan bagian terpenting dari manajer, yang dihubungkan dengan pelaksanaan perencanaan, dalam hal memutuskan tujuan yang akan dicapai, sumberdaya yang akan dipakai, siapa yang melaksanakan, siapa yang bertanggung-jawab atas pekerjaan yang diserahkannya dan lain sebagainya.
Pembuatan keputusan yaitu proses serangkaian kegiatan yang akan dilakukan dalam penyelesaian suatu masalah. Pembuatan keputusan ini dilakukan oleh setiap jabatan dalam organisasi. Manajer akan membuat keputusan yang berbeda pula.
Bentuk keputusan ini bisa berupa keputusan yang diprogram (Programmed dicision) atau tidak, bisa juga dibedakan antara keputusan yang dibuat di bawah kondisi kepastian, resiko dan ketidak pastian.
Keputusan Terprogram yaitu keputusan yang dibuat menurut kebiasaan, aturan atau prosedur yang terjadi secara rutin dan berulang-ulang. Contoh : penetapan gaji pegawai, prosedur penerimaan pegawai baru, prosedur kenaikan jenjang kepegawaian dan sebagainya.
Teknik pembuatan keputusan tradisional dan modern
Tipe-tipe Keputusan
|
Teknik-teknik Pembuatan Keputusan
| |
Tradidional
|
Modern
| |
| Diprogram :
Keputusan-keputusan
rutin dan berulang-ulang. Organisasi mengembangkan proses-proses khusus bagi penanganannya.
| 1. Kebiasaan
2. Kegiatan rutin :
Prosedur-prosedur
pengoperasian standar
3. Struktur organisasi
Pengharapan umum
Sistem tujuan
Saluran-saluran informasi
yang disusun dengan baik
| 1. Teknik-teknik
riset operasi :
Analisa matematik;
Model-model
Simulasi komputer.
2. Pengolahan data
elektronik.
|
| Tidak Diprogram :
Keputusan-keputusan sekali pakai, disusun tidak sehat, kebijaksanaan.
Ditangani dengan proses pemecahan masalah umum.
| 1. Kebijakan instuisi,
dan kreatifitas
2. Coba-coba
3. Seleksi dan latihan
para pelaksana.
| Teknik pemecahan masalah yang diterapkan pada :
a. Latihan membuat
keputusan.
b. Penyusunan program-
program komputer
“ heutistik “
|
Keputusan Tidak Terprogram (non-programmed decision), yaitu keputusan yang dibuat karena terjadinya masalah-masalah khusus atau tidak biasanya. Contoh : pengalokasian sumber daya-sumber daya organisasi, penjualan yang merosot tajam, pemakaian teknologi yang termodern, dan lain sebagainya.
Herbert A. Simon mengemukakan teknik-teknik tradisional dan modern dalam pembuatan keputusan yang terprogram dan tidak terprogram.
Keputusan dengan kepastian, resiko dan ketidak-pastian, ini tergantung dari beberapa aspek yang tidak dapat diperkirakan dan dipastikan sebelumnya, seperti reaksi pesaing, perubahan perekonomian, perubahan teknologi, perilaku konsumen dan lain sebagainya. Oleh karena itu ini terbagi dalam tiga jenis situasi, yaitu :
Kepastian (certainty), yaitu dengan diketahuinya keadaan yang akan terjadi diwaktu mendatang, karena tersedianya informasi yang akurat dan responsibility.
Resiko (risk), yaitu dengan diketahuinya kesempatan atau probabilitassetiap kemungkinan yang akan terjadi serta hasilnya, tetapi informasi yang lengkap tidak dimiliki oleh organisasi atau perusahaan.
Ketidak pastian (uncertainty), dimana manajer tidak mengetahui probabilitas yang dimiliki serta tidak diketahuinya situasi yang akan terjadi diwaktu mendatang, karena tidak mempunyai informasi yang dibutuhkan. Umunya ini menyangkut keputusan yang kritis dan paling menarik.
B. Proses Pembuatan Keputusan
1. Pemahaman dan Perumusan Masalah
Manajer harus dapat menemukan masalah apa yang sebenarnya, dan menentukan bagia-bagian mana yang harus dipecahkan dan bagian mana yang seharusnya dipecahkan.
2. Pengumpulan dan Analisa Data yang Relevan
Setelah masalahnya ditemukan, lalu ditentukan dan dibuatkan rumusannya untuk membuat keputusan yang tepat.
3. Pengembangan Alternatif
Pengembangan alternatif memungkinkan menolak kecenderungan membuat keputusan yang cepat agar tercapai keputusan yang efektif.
4. Pengevaluasian Terhadap Alternatif yang digunakan
Menilai efektivitas dari alternatif yang dipakai, yang diukur dengan menghubungkan tujuan dan sumber daya organisasi dengan alternatif yang realistik serta menilai seberapa baik alternatif yang diambil dapat membantu pemecahan masalah.
5. Pemilihan Alternatif Terbaik
Didasarkan pada informasi yang diberikan kepada manajer dan ketidaksempurnaan kebijaksanaan yang diambil oleh manajer.
6. Implementasi Keputusan
Manajer harus menetapkan anggaran, mengadakan dan mengalokasikan sumber daya yang diperlukan, serta menugaskan wewenang dan tanggung jawab pelaksanaan tugas, dengan memperhatikan resiko dan ketidak pastian terhadap keputusan yang diambil. Sehingga perlu dibuat prosedur laporan kemajuan periodik dan mempersiapkan tindakan korektif bila timbul masalah baru dalam keputusan yang dibuat serta mempersiapkan peringatan dini atas segala kemungkinan yang terjadi.
7. Evaluasi atas Hasil Keputusan
Implementasi yang telah diambil harus selalu dimonitor terus-menerus, apakah berjalan lancar dan memberikan hasil yang diharapkan.
- C. Metode Kuantitatif Dalam Pembuatan Keputusan
Operasi organisasi semakin komplek dan mahal, sehingga semakin sulit dan penting manajer dalam membuat rencana dan keputusan. Untuk ini diperlukan bantuan berbagai teknik dan peralatan kuantitatif. Teknik dan peralatan kuantitatif pembuatan keputusan dikenal dengan nama teknik management science dan operations research. Riset operasi menggambarkan, memahami, dan memperkirakan perilaku berbagai system yang komplek dalam kehidupan manusia. Tujuannya menyediakan informasi yang akurat.
- D. Riset Operasi
- E. Ciri-ciri Riset Operasi
1. Memberikan informasi langsung kepada manajer dalam membuat keputusan.
2. Digunakannya pendekatan ilmiah dalam pemecahan masalah, yang meliputi perumusan masalah, pemahaman perilaku sistem masalah, dan pengembangan berbagai penyelesaian yang mungkin diselesaikan.
3. Menyederhanakan unsure-unsur masalah yang kompleks menjadi persamaan matematik untuk menyusun suatu model.
4. Memberikan efektivitas ekonomis dalam bentuk penghematan.
5. Perlunya bantuan komputer dalam penyelesaian masalah.
6. Diperlukannya suatu tim dalam penyelesaian masalah yang kompleks.
7. Mempertimbangkan apa yang paling baik bagi organisasi secara keseluruhan.
- F. Tahapan-Tahapan Pembuatan Riset Operasi
1. Diagnosa maslah, dengan mengetahui unsur-unsur masalah yang dihadapi.
2. Perumusan masalah, pembuatan fungsi matematika dengan menentukan kriteria yang diperlukan serta aspek-aspek yang ada didalam dan diluar kendali manajer.
3. Pembuatan mpdel, dengan melakukan pengujian berbagai kemungkinan dengan model matematik yang menggabungkan unsur-unsur masalah.
4. Analisa model, pengolahan unsur-unsur masalah dengan bantuan komputer agar di dapat nilai yang paling baik bagi pencapaian tujuan.
5. Implementasi penemuan, dengan menyarankan agar manajer menerapkan hasil perhitungan riset operasi
G. Kebaikan dan Keterbatasan Penggunaan Riset Operasi
Kebaikan :
1. Memungkinkan memerinci masalah yang kompleks dan berskala besar menjadi bagian lebih kecil sehingga mempermudah untuk didiagnosa dan dianalisa.
2. Para peneliti harus mengikuti prosedur logis dan sistematis untuk menghasilkan keputusan yang baik.
3. Teknik riset yang digunakan membantu penilaian alternatif dalam mengambil keputusan manajemen.
Keterbatasan :
1. Riset ini terlalu mahal dan memakan waktu lama, karena banyak jenis masalah, sehingga perlu adanya kalkulasi dalam biaya.
2. Riset operasi tidak dapat diterapkan secara efektif dalam banyak situasi, terlalu kompleks masalah untuk dipecahkan dengan peralatan matematik . Kebijakan intuitif manajer masih diperlukan untuk masalah dan situasi yang kritis.
3. Kesalahan dalam anggapan suatu masalah karena adanya pengabaian dalam satu variabel sehingga riset operasi menjadi mudah untuk menjadi teknik-teknik yang terpisah satu sama lain dari kenyataan yang ada.
Menurut Wagner agar riset operasi barguna harus memiliki delapan unsur, yaitu :
- Adanya dukungan dari manajemen puncak untuk menjamin bahwa program riset operasi memberikan pemenuhan kebutuhan organisasi secara keseluruhan.
- Tanggung jawab manajerial atas keberhasilan suatu proyek riset operasi.
- Partisipasi manajer dalam penetapan tujuan.
- Penggunaan kebijakanmanajerial untuk menghindari program berjalan dijalur yang salah.
- Pengumpulan data secara cepat sehingga memperpendek riset operasi dan membuatnya lebih berguna.
- Hindarkan aspek-aspek teknik mendominasi agar lebih bernilai terutama terhadap perilaku orang mempengaruhi dan dipengaruhi oleh penyelesaian yang disarankan.
- Persiapan untuk kesulitan awal yang dihadapi dalam memecahkan maslah pertama kali, sehingga sistemnya tidak terganggu.
- Hasil analisa dan diagnosa riset operasi harus disimpan secara aman dan akurat.
Kamis, 04 April 2013
2. TASK TWO AND THREE ( TYPES OF CONDITIONAL SENTENCES )
2. TASK TWO AND THREE ( TYPES OF CONDITIONAL SENTENCES )
B. Types Of Conditional Sentences
Type 1 :
In this type, we can express our wish that we hope it will happen today or maybe someday. Because it doesn't happen yet so we hope it become real.
The Formula : Subject + Simple Future + IF + Subject + Simple Present
or
IF + Subject + Simple Present + Subject + Simple Future ( affirmative sentences )
or
Subject + Simple Future + Unless + Subject + Simple Present ( negative sentences )
Example
I will go to Paris if I have enough money to go there.
If I have enough money to go to Paris, I will go there.
I will not go to Paris unless I have enough money to go there.
If I don't have enough money to go to Paris, I will not go there.
If I am a manager, I will mange everything in the company well.
If Iam not a manager, I will not manage everything in the company well.
I will manage everything in the compay well if I am a manger.
I will not manage everything in the company well unless I am a manager.
B. Types Of Conditional Sentences
Type 1 :
In this type, we can express our wish that we hope it will happen today or maybe someday. Because it doesn't happen yet so we hope it become real.
The Formula : Subject + Simple Future + IF + Subject + Simple Present
or
IF + Subject + Simple Present + Subject + Simple Future ( affirmative sentences )
or
Subject + Simple Future + Unless + Subject + Simple Present ( negative sentences )
Example
I will go to Paris if I have enough money to go there.
If I have enough money to go to Paris, I will go there.
I will not go to Paris unless I have enough money to go there.
If I don't have enough money to go to Paris, I will not go there.
If I am a manager, I will mange everything in the company well.
If Iam not a manager, I will not manage everything in the company well.
I will manage everything in the compay well if I am a manger.
I will not manage everything in the company well unless I am a manager.
Kamis, 21 Maret 2013
Teori 1 : Conditional Sentence
Sobat enterkey seperti kita ketahui bahwa Tenses adalah bentuk waktu yang biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.Karena dengan Tenses kita bisa menggunakan kalimat yang sesuai dengan keadaan. Misalnya, keadaan yang biasa kita lakukan, sedang berlangsung,akan kita lakukan ,lampau dan lain-lain.
Pemakaian kata kerja yang dipergunakan untuk suatu perbuatan yang dilakukan dengan kebiasaan, berbeda dengan pemakaian kata kerja yang dipergunakan dalam kegiatan yang sedang berlangsung dan kata kerja di pergunakan untuk perbuatan lampau, itu juga berbeda. Tapi, kita harus ingat Cuma yang beda hanya bentuknya saja.
Tenses yang dipergunakan dalam bahasa Inggris itu jumlahnya ada 16 waktu, yang lebih dikenal dengan sebutan “16 tenses “. Maka lebih jelasnya perhatikan bentuk-bentuk waktu berikut:
1 PRESENT TENSE
2 PRESENT CONTINOUS TENSE
3 PAST TENSE
4 PAST CONTINOUS TENSE
5 SIMPLE FUTURE TENSE
6 PAST FUTURE TENSE
7 PRESENT PERFECT TENSE
8 PAST PERFECT TENSE
9 FUTURE CONTINOUS TENSE
10 PRESENT PERFECT CONTINOUS TENSE
11 PAST PERFECT CONTINOUS TENSE
12 FUTURE PERFECT TENSE
13 FUTURE PERFECT CONTINOUS TENSE
14 FUTURE PAST CONTINOUS TENSE
15 FUTURE PAST PERFECT TENSE
16 FUTURE PAST PERFECT CONTINOUS TENSE
Berikut ini adalah contoh-contoh tenses sebagai berikut:
PRESENT TENSES
*Rumus:
1) Positif (+) = S+V1(es/s)+O
2) Negatif (-) = S+Do/does+Not+V1+O
3) Introgatif(?) =Do/does+S+V1+O
*Example:
1. (+) He writes a letter every month
(-) He doesn’t writes a letter every month
(?) Dors he writes a letter every month?
2. (+) She teaches English every week
(- ) She doesn’t teaches English every week
(?) Does she teaches English every week?
3.(+) They studys matematic every day
(- ) They don’t studys matematic every day
(?) Do they studys matematic every day?
4.(+) She works in the office every Monday to Saturday
(- ) She doesn’t works in the office every Monday to Saturday
(?) Does she works in the office every Monday to Saturday?
5.(+) They go to Jakarta every years
(- ) They don’t go to Jakarta every years
(? ) Do they go to Jakarta every years?
B.FUNGSI PRESENT TENSES
1. Dilakukan untuk melakukan perbuatan kebiasaan:
Ex:(+) He is works every day
(-) He is not works every day
(?) Is he works every day?
2. Digunakan untuk menyatakan suatu kebenaran umum:
Ex:(+) A week has seven day
(-) A week has not seven day
(?) Has a week seven day?
C. Time Signal
1. Usually
Ex: I usually get up at 5 o’clock
2. Always
Ex: I always drink milk
3. Often
Ex: I often goes to my grand mother house
4. Generally
Ex: A rectangular has four corner
5. Seldom
Ex: She seldom goes to school by car
PRESENT CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif : S+V.ing+O
2. Negatif : S+do/does+not+V1+O
3. Introgatif : Do/does +S+V1+O
*Example:
1. (+) I am teaching English at the first grade of SMK 2 MEI
(-) I am not teaching English at the first grade of SMK 2 MEI
(?) Am I teaching Englidh at the first grade of SMK 2 MEI?
2. (+) you are writing present continous now
(-) you are not writing present continous now
(?) are you writing present continous now?
3. (+) we are learning tenses now
(-) we are not learning tenses now
(?) are we learning tenses now?
4. (+) I am going to school now
(-) I am not going to school now
(?) Am I going to school now?
5. (+) Daus and Anis are running now
(-) Daus and Anis are not running now
(?) are Daus and Anis running now?
B. FUNGSI PRESENT CONTINOUS TENSE
a. Digunakan untuk menyatakan perbuatan yang sedang terjadi
Ex: (+) I am going to Jakarta Now
(-) I am not going to Jakarta now
(?) Am I going to Jakarta now?
b. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang bersifat sementara
Ex: (+) Chindy is writing now but he will explain soon
(-) Chindy is not writing now but he will explain soon
(?) Is Chindy writing now but he will explain soon?
C.TIME SIGNAL
1. Today
Ex : Iam today teaching English
2. Right now
Ex : Rini is working right now
3. When
Ex : Rina is coming hear when I go to park
4. Now
Ex : Roy is going to Bandung now
5. Still
Ex : He is still angry to me
PAST TENSES
*Rumus:
1. Positif (+) : S+V2+O
Negatif (-) : S+Did not+V2+O
Introgatif (?): Did+S+V2+O
*Example:
1. (+) Sarah invite me last week
(-) Sarah did not invite last week
(?) Did Sarah invite last week?
2. (+) I went to Jakarta yesterday
(-) I went not to Jakarta yesterday
(?) went I to Jakarta yesterday?
3. (+) You watch tv last week
(-) You did not watch tv last week
(?) Did you watch tv last week?
4. (+) I wrote letter to her last week
(-) I wrote not letter her last week
(?) Wrotw I letter her last week?
5. (+) It rain since at five o’clock
(-) It did not rain since at five o’clock
(?) Did it rain since at five o’clock?
B. FUNGSI PENGGUNAAN PAST TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang dimulai dan kejadian ituberakhir , pada masa yang lampau. Dan sampai sekarang ini , sudah tidak ada hubungannya lagi. Kejadian yang lampau itu, baik dilakukan secara berkali-kali atau sekali.
Ex: (+) I went yesterday
(-) I did not went yesterday
(?) Did I went yesterday?
C. TIME SIGNAL
1. Last Year
Ex: I went to Yogjakarta last year
2. Yesterday
Ex: Dini went to my home yesterday
3. Last Week
Ex: I fineshed my worked lasr week
4. Ago
Ex: She taught English three days ago
5. Last Saturday
Ex: I went to here last Saturday
PAST CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+was/were+vVing+O
2. Negatif (-): S+was/were+not+v.ing+o
3. introgatif (?): was/were+S+v.ing+o
*Examp;e:
1. (+)The third year student were sitting behind the teacher’s now yesterday
(-) The third year student were not sitting behind the teacher’s now yesrterday
(?) Were the third year student sitting behind the teacher’s now yesterday?
2. (+) He was playing football yesterday
(-) He was not playing football yesterday
(?) was he playing football yesterday?
3. (+) They were working in the office yesterday
(-) They were not working in the office yesterday
(?) Were they working in the office yesterday?
4. (+) Tuti was reading a novel when I come yesterday
(-) Tuti was not reading a novel when I come yesterday
(?) was Tuti reading a novel when I come yesterday?
5. (+) They were studying Biologi at ten O’clock last Friday
(-) They were not studying Biologi at ten o’clock last Friday
(?) were they studying Biologi at temn o’clock last Friday?
B. FUNGSI PENGGUNAAN PAST CONTINOUS TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan dua kejadian yang sedang berlangsungdalam waktu yang bersamaan di masa yang lampau.
Ex: (+) I was going to garden when it began to rain
(-) I was not going to garden when it began to rain
(?) Was I going to garden when it gegan to rain?
b. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang sedang berlangsung pada masa yang lampau.
Ex: (+) at three o’clock last week, She was reading
(-) at three o’clock last week,She was not reading
(?) at three o’clock last week,was she reading?
c. Bentuk ini, juga digunakan untuk menyatakan dua kejadian yang bersamaan waktu dan berlangsung lama pada masa yang lampau.
Ex: (+) I was reading a book, while Ani writing a letter
(-) I was not reading a book,while Ani writing a letter
(?) Was I reading a book,while Ani writing a letter?
C. TIME SIGNAL
1. Last Week
Ex: at seven o’clock last week
2. Yesterday
Ex: all day yesterday
SIMPLE FUTURE TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+shall+/will+V1+O
2. Negatif(-): S+shall/will+not+V1+O
3. Introgatif (?): Shall/will+S+V1+O
*Example:
1. (+) He will go to Pasir Panjang tomorrow morning
(-) He will not go to Pasir Panjang tomorrow morning
(?) Will he go to pasir Panjang tomorrow morning?
2. (+) I shall study hard next mounth
(-) I shall not study hard next mounth
(?) Shall I study hard next mounth?
3. (+) I am go to Singkawang tomorrow
(-) I am not go to Singkawang tomorrow
(?) Am I ga to Sngkawang tomorrow?
4. (+) She will write this lesson next week
(-) She will not write this lesson next week
(?) will She write this lesson next week?
5. (+) I shall go to Medan tomorrow
(-) I shall not go to Medan tomorrow
(?) Shall I go to Medan tomorrow?
B. FUNGSI SIMPLE FUTURE TENSES
a. digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang akan dilakukan.
Ex: (+) I shall go to Surakarta tomorrow
(-) I shall not go to Surakarta tomorrow
(?) Shall I go to Surakarta tomorrow?
b. Juga bisa digunakan untuk menyatakan syatu janji.
Ex: (+) I shall give you book tomorrow
(-) I shall not give you book tomorrow
(?) Shall I give you book tomorrow?
c. Digunakan untuk menyatakan suatu janji,tapi dengan syarat:
Ex: (+) Your mother will give you a new car if you past your exams
(-) Your mother will not give you a new car if you past your exams
(?) Will your mother give you a new car if you past your exams?
d. Digunakan untuk menyantks\an meminta tolong kepada seseorang.
Ex: (+) you will help me lift this table
(-) You will not help me lift this table
(?) Will you help me lift this table?
C. TIME SIGNAL
1. Tomorrow
Ex: I shall work tomorrow
2. next week
Ex: I shall teach next week
3. Next Mounth
Ex: He will study in here next mounth
PAST FUTURE TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+should/would+V1+O
2. Negatif (-): S+should/would+not+V1+O
3. Introgatif (?): Should/would+S+V1+O
*Example:
1. (+) I should go to Mojosari next day
(-) I should not go to Mojosari next day
(?) Should I go to Mojosari next day?
2. (+) He would by a car the day before
(-) He would not by a car the day before
(?) Would He by a car the day before?
3. (+) He would come if you invited him
(-) He would not come if you invited him
(?) Would he come if you invited him?
4. (+) You would give me this pen last Saturday
(-) You would not give me this pen last Saturday
(?) Would you give me this pen last Saturday?
5. (+) She would have breakfast before at seven
(-) She would not have breakfast before at seven
(?) Would she have breakfast before at seven?
B. FUNGSI PAST FUTURE TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang akan dilakukan pada masa lampau.
Ex: (+) I should go to England last year
(-) I should not go to England last year
(?) Should I go to England last year?
C. TIME SIGNAL
1. Last year
Ex: He would go to Semarang last year
2. Last week
Ex: They would trip a Paris last week
3. Before
Ex: I should by a car the day before
4. Next day
Ex: She should go to Riau next day
5. Invited
Ex: They would come if you invited him
PRESENT PERFECT TENSES
*Rumus:
1. Posituf (+) : S+have/has+V3+O
2. Negatif (-) : S+have/has+not+V3+O
3. Introgatif (?): Have/has+S+V3+O
*Example:
1. (+) We have learned English for two years
(-) We have not learned English for two years
(?) Have we learned English for two years?
2. (+) She has taught English since 1988
(-) She has not taught English since 1988
(?) Has she taught English since 1988?
3. (+) He has been to Jakarta before
(-) He has not been to Jakarta before
(?) Has he been to Jakarta before?
4. (+) He has a written a letter for thirty minutes
(-) He has not a written a letter for thirty minutes
(?) Has he a written a letter for thirty minutes?
5. (+) I have just spoken to him
(-) I have not just spoken to him
(?) Have I just spoken to him?
B. FUNGSI PRESENT PERFECT TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian di masa yang lampau tanpa menyebutkan waktu yang khusus (tertentu).
Ex: (+) I have gone to school
(-) I have not gone to school
(?) Have I gone to school?
b. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan di masa lampau dan kegiatan masih berlangsung sampai saat ini.
Ex: (+) I have learned in the 2 Mei school since 2000
(-) I have not learned in the 2 Mei school since 2000
(?) Have I learned in the 2 Mei school since 2000?
c. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang baru saja telah terjadi.
Ex: (+) I have just read my book
(-) I have not just read my book
(?) Have I just read my book?
C. TIME SIGNAL
1. Already
Ex: have had breakfast already
2. Three Times
Ex: I have been drink medicine three times a day
3. Finally
Ex: finally, He has started to finally
PAST PERFECT TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+had+V3+O
2. Negatif (-): S+had not+V3+o
3. Intrigattif (?):Had+S+V3+O
*Example:
1. (+) The train had left before I arrived
(-) The train had not left before I arrived
(?) Had the train left before I arrived?
2. (+) I had copied the lesson before she come home
(-) I had not copied the lesson before she come home
(?) Had I copied the lesson before she come home?
3. (+) I had come home before I week three
(-) I had not come home before I week three
(?) Had I come home before I week three?
4. (+) I had written this lesson before he called me
(-) I had not written a lesson before he called me
(?) Had I written a lesson before he called me?
5. (+) When my brother arrived, I had painted my car
(-) When my brother arrived, I had not painted my car
(?) When my brother arrived, had I painted my car?
B. FUNGSI PAST PERFECT TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan kejadian yang selesai sebelum kejadian lain terjadi dimasa lampau.
Ex: (+) I had come home before I when three
(-) I had not come home before I when three
(?) Had I come home before I when three?
b. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang terjadi sebelum waktu tertentu dimasa yang lampau.
Ex: (+) By the end of the mounth, she had lived here
(-) By the end of the mounth, she had not lived here
(?) Had by the end of the mounth, she lived here?
C. TIME SIGNAL
1. On
Ex: On sunday morning, I painted my car
2. When
Ex: When my brother arrived, I had painted my car
3. Before
Ex: The train had left before I arrived
4. After
Ex: She told me her name after I had asked her twice
FUTURE CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+shall/will+be+Ving+O
2. Negatif (-): S+shall/will+not+be+Ving+O
3. Introgatif (?): Shall/will+S+be+ving+O
*Example:
1. (+) I shall be waiting for you in this station at four
(-) I shall not be waiting for you in this station at four
(?) Shall I be waiting for you in this station at four?
2. (+) I shall be studying at this time tomorrow
(-) I shall not be studying at this time tomorrow
(?) Shall I be studying at this time tomorrow?
3. (+) I shall be waiting for you in this airport at three o’clock tomorrow evening
(-) I shall not be waiting for you in this airport at three o’clock tomorrow evening
(?) Shall I be waiting for you in this airport at three o’clock tomorrow evening?
4. (+) He will be working at this time tomorrow
(-) He will not be working at this time tomorrow
(?) Will he be working at this time tomorrow?
5. (+) She will going to be school together at seven o’clcok tomorrow
(-) She will not going to be school together at seven o’clock tomorrow
(?) Will she going to be school together at seven o’clock tomorrow?
B.FUNGSI FUTURE CONTINOUS TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan suatu rencana, yang dilaksanakan mendatang.
Ex: (+) I will be going to Pantai Prambanan tomorrow
(-) I will not going to Pantai Prambanan tomorrow
(?) Will I going to Pantai Prambanan tomorrow?
b. Untuk menyatakan suatu perbuatan akan dilakukan dengan waktu tertentu, pada masa mendatang.
Ex: (+) I shall be writing a letter at seven o’clock tomorrow
(-) I shall not be writing a letter at seven o’clock tomorrow
(?) Shall I be writing a letter at seven o’clock tomorrow?
C. TIME SIGNAL
1. At nine a o’clock tomorrow
Ex: I shall be working at nine a o’clock tomorrow morning
2. At this time next year
Ex: at this time next year, Peter will be traveling in Japan
PRESENT PERFECT CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+have/has+been+Ving+O
2. Negatif (-): S+have/has+not+been+Ving+O
3. Itrogatif (?): Have/has+S+been+Ving+O
*Example:
1. (+) I have been going to Pantai Samudra for my holiday since 2002
(-) I have not going to Painting Samudra for my holiday since 2002
(?) Have I going to Pantai Samudra for my holiday since 2002?
2. (+) Mr.Burhanudin Simanjuntak has been teaching at SMK 2 MEI since 2003
(-) Mr.Burhanudin Simanjuntak has not been teaching at SMK 2 MEI since 2003
(?) Has Mr.Burhanudin Simanjuntak been teaching at SMK 2 MEI since 2003?
3. (+) She has been painting every day for a long time
(-) She has not painting every day for a long time
(?) Has she painting every day or along time?
4. (+) It has been raining since at six o’clock
(-) It has not been raining since at six o’clock
(?) Has it been raining since at six o’clock?
5. (+) The girl has been crying since he was a child
(-) The girl has not been crying since he was a child
(?) Has the girl been crying since has was a child?
B. FUNGSI PRESENT PERFECT CONTINOUS TENSES
a. Digunakan untuk mnyatakan suatu perbuatan yang menjadi kebiasaan pada masa yang lampau, dan perbuatan itu masih berlangsung hingga saat ini.
Ex: (+) I have been going to my grandmother home for my holiday since 1990
(-) I have not been going to my grandmother home for my holiday since 1990
(?) Have I been going to my grandmother home for my holiday since 1990?
b. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang telah terjadi dimasa lampau dan akan berlangsung sampiai sekarang.
Ex: (+) I have been studying here since 2000
(-) I have not been studying here since 2000
(?) Have I been studying here since 2000?
C. TIME SIGNAL
1. Since
Ex: We have been waiting for you since ne o’clock
2. For
Ex: She has been studying English for over five tears
3. This mounth
Ex: I have been studying at his place this mounth
PAST PERFECT CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+had+been+vVng+O
2. Negatif (-) :S+had+not+been+Ving+O
3. Introgatif (?): Had+s+been+ving+o
*Example:
1. (+) Dodi had been looking for the girl for a year before he applied her
(-) Dodi had not been looking for the girl for a year before heapplied her
(?) Had Dodi been looking for the girl for a year before he applied her?
2. (+) I had been playing a football when they came
(-) I had not been playing a football when they came
(?) Had I been playing a football when they came?
3. (+) She had been cooking a vegetable when he came
(-) She had not been cooking a vegetable when he came
(?) had she been cooking a vegetable when he came?
4. (+) When I came, his father had been leaving for six hours
(-) When I came, his father had not been leaving for six hours
(?) When I came, had his father been leaving for six hours?
5. (+) I had been waiting for you since at seven o’clock
(-) I had not been waiting for you since at seven o’clock
(?) Had I been waiting for you since at seven o’clock?
B. FUNGSI PASTPERFECT CONTINOUS TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang berlangsung lama
sebelum kejadian yang lain di masa yang lampau juga.
Ex: (+) I had been looking for the Ichigo for two week before we meet
(-) I had not been looking for the Ichigo for two week before we meet
(?) Had I been looking for the Ichigo for two week before we meet?
C. TIME SIGNAL
1. When
Ex: I finished my dinner, Peter had been
FUTURE PERFECT TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+will/shall+have+V3+O
2. negatif (-) : S+will/shall+not+have+V3+O
3. Introgatif (?): Will/shall+S+have+V3+O
*Example:
1. (+) She will have written his lesson by time he go out
(-) She will not have written his lesson by time he go out
(?) Will she have written his lesson by time he go out?
2. (+) The game will finished by the time he get three
(-) The game will not finished by the time he get three
(?) Will the game finished by the time he get three?
3. (+) I shall have written a letter by eight o’clock tomorrow
(-) I shall not have written a letter by eight o’clock tomorrow
(?) Shall I have written a letter by eight o’clock tomorrow?
4. (+) We shall have played a basketball when he came
(-) We shall not have played a basketball when he came
(?) Shall we have played a basketball when he came?
5. (+) When my uncle comes tomorrow, my grandmother will have left my house
(-) When my uncle comes tomorrow, my grandmother will not have left my house
(?) When my uncle comes tomorrow, will my grandmother have left my house?
B. FUNGSI FUTURE PERFECT TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan suatu perbutan yang akan selesai, Sebelum waktu yang lain dimasa mendatang.
Ex: (+) By next week he will have read this book
(-) By next week he will not have read this book
(?) Will by next week he have read trhis book?
b. Juga digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa akn selesai sebelum perbuatan lain, dimasa yang akan datang.
Ex: (+) When I comes, my uncle will have left my house
(-) When I comes,my uncle will not have left my house
(?) Will when I comes,my uncle have left my house?
C.TIME SIGNAL
1. By the end of
Ex: John will have done his work by the end of this week
2. By next
Ex: By next week he will have read this book
FUTURE PERFECT CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+shall/will+have+been+Ving+O
2. Negatif (-): S+shall+will+not+have+been+Ving+O
3. Introgatif (?):Shall/will+S+have+been+Ving+O
*Example:
1. (+) I shall have been writing a letter at this time tomorrow
(-) I shall not have been writing a letter at this time tomorrow
(?) Shall I have been writing a letter at this time tomorrow?
2. (+) By next fast day I shall have been teaching here six mounths
(-) By next fast day I shall not have been teaching here six mounths
(?) By next fast day shall I have been teaching here six mounths?
3. (+) Next moon Hevy will have been studying here for two years
(-) Next moon Hevy will not have been studying here for two years
(?) Next moon will Hevy have been studying here for two years?
4. (+) Next week Bu Yusni will have been teaching at SMK 2 MEI school for one years
(-) Next week Bu Yusni will not have been teaching at SMK 2 MEI school for one year
(?) Next week will Bu Yusni have been teaching at SMK 2 MEI school for one year?
5. (+) He will have been working in the office at this time tomorrow
(-) He will not have been working in the office at this time tomorrow
(?) Will he have been working in the office at this time tomorrow?
B. FUNGSI FUTURE PERFECT CONTINOUS TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang sudah dikerakan pada masa yang lampau,dan masih berlangsung pada waktu tertentu dimasa yang akan datang.
Ex: By the end of this year we shall have been studying Jerman for five year
C. TIME SIGNAL
1. By the end of this year
Ex: by the end of this year we shall have been studying Jerman for four year
2. By the end of this month
Ex: By the end of this month, I shall have been working in this office for five years
FUTURE PAST CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+should/would+be+Ving+O
2. Negatif (-): S+should/would+not+be+V.ing+O
3. Introgatif (?): Should/would+S+be+V.ing+O
*Example:
1. (+) I should be finishing this home work at this time following week
(-) I should not be finishing this home work at this time following week
(?) Should I be finishing this home work at this time following week?
2. (+) We should be going to beach the following week
(-) We should not be going to beach the following week
(?) Should we be going to beach the following week?
3. (+) He would be flag ceremony at this time the following day
(-) He would not be flag ceremony at this time the following day
(?) Would he be flag ceremony at this time the following day?
4. (+) She would be finishing this job at this time following moon
(-) She would not be finishing this job at this time following moon
(?) Would she be finishing this job at this time following moon?
5. (+) They would be having examination at this time the following year
(-) They would not be having examination at this time the following year
(?) Would they be having examination at this time the following year?
B. FUNGSI FUTURE PAST CONTINOUS TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang akan sedang dilakukan pada masa yang lampau.
Ex: I should be taking an examination at this time the following day
C. TIME SIGNAL
Last week
Ex: At six o’clock last week, I should be buying in this supermarket
FUTURE PAST PERFECT TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+should/would+have+V2+O
2. Negatif (-): S+should/would+not+have+V2+O
3. Introgatif (?): Should/would+S+not+have+V2+O
*Example:
1. (+) I should have paif if I had come here
(-) I should not have paif if I had come here
(?) Should I have paif if I had come here?
2. (+) He would have sucses if he had worked here
(-) He would not have sucses if he had worked here
(?) Would he have sucses if he had worked here?
3. (+) She would have graduated if she had studied hard
(-) She would not have graduated if she had studied hard
(?) Would she have graduated if she had studied hard?
4. (+) I hoped that you would have married before you worked here
(-) I hoped not that you would have married before you worked here
(?) Would I hoped that you have married before you worked here?
5. (+) I hoped that you would have paif before you come here
(-) I hoped not that you would have paif before you come here
(?) Would I hoped that you have paif before you come hare?
B. FUNGSI FUTURE PAST PERFECT TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu pengandaian yang tidak mungkin terjadi karena syarat yang tidak terpenuhi, namun hanya sebagai bayangan saja.
Ex: (+) He would have graduated if he had studied hard
(-) He would not have graduated if he had studied hard
(?) Would he have graduated if he had studied hard?
C. TIME SIGNAL
1. If he had studied hard
Ex: They would have graduated if they had studied hard
FUTURE PAST PERFECT CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+should/would+have+been+V.ing+O
2. Negatif (-): S+should/would+not+have+been+V.ing+O
3. Inttrogatif (?): Should/would+S+have+been+V.ing+O
*Example:
1. (+) By last Febuary I should have been working this restaurant for one year
(-) By last Febuary I should not have been working this restaurant for one year
(?) should by last Febuary I have been working this restaurant for one year?
2. (+) By last July we should have been studying this school for three years
(-) By last July we should not have been studying this school for three year
(?) Should by last July we have been studying this school for three years?
3. (+) By last fast day he would have been living this apartement for five years
(-) By last fast day he would not have been living this apartement for five years
(?) Would by last fast day he have been living this apartement for five years?
4. (+) She would have been teaching English for one years by last Friday
(-) She would not have been teaching English for one years by last Friday
(?) Would she have been teaching English for one years by last Friday?
5. (+) The magazine would have been red by Anis
(-) The magazine would not have been red by Anis
(?) Would the magazine have been red by Anis?
B. FUNGSI FUTURE PAST PERFECT TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang sudah sedang berlangsung pada waktu yang lampau.
Ex: (+) By last lebaran I should have been working in that office for five years
(-) By last lebaran I should not have been working in that office for five years
(?) Should by last lebaran I have been working in that office for five years?
C. TIME SIGNAL
1. By the end of this week
Ex: By the ed of this week, I should have come here
2. By the end of this mounth
Ex: By the end of this mounth, He would have graduated studied
Conditional Sentence (=Kalimat pengandaian) adalah kalimat yang digunakan untuk menyatakan sesuatu yang mungkin terjadi atau mungkin tidak terjadi seperti yang diharapkan.Kalimat pengandaian terdiri atas dua bagian, yaitu man clause (induk kalimat) dan if clause (anak kalimat). Dalam if clause terkandung syarat-syarat yang harus dipenuhi agar keadaan seperti terkandung dalam main clause dapat terwujud. Oleh karena itu, conditional sentences disebut juga kalimat bersyarat. Conditional Sentences atau kalimat pengandaian terdiri dari dua jenis yaitu real conditional (nyata) dan unreal/ contrary to fact (tidak nyata).
Conditional sentences pada umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. digunakannya kata if dalam anak kalimat (subordinate clause). Karena clause ini diawali olehif maka disebut if clause.
b. digunakannya modal auxiliary, seperti will, can, may, must, would, could, might, etc.pada pokok kalimat (main clause).
Ada beberapa tipe Conditional Sentence, yaitu:
- Type I: Future Conditional
- Type II: Present Conditional
3. Type III: Past Conditional
1. Type I: Future Conditional
Kalimat ini mengungkapkan kejadian yang diharapkan akan terjadi di masa yang akan datang dan memiliki kemungkinan untuk terjadi. (probable condition)
Pola kalimat:
If + S + Verb (present), S + future tense
atau
subjek + future tense, if + subjek + future tense
|
Contoh:
- If she comes, I will give her the message.
- If you study hard, you will pass the final exam.
- If she wins the competition, they will give her a gold medal.
- He will not go to the picnic, if it rains.
5. If we arrive late, she will be angry with us.
2. Type II: Present Conditional
Kalimat ini menyatakan peristiwa yang diharapkan terjadi sekarang tetapi tidak terjadi.(Improbable condition)
Pola kalimat:
If + S + Verb 2 / were + S + would + Verb1
If + S + V2, Subject + Past Future
|
Contoh:
- If she visited me, I would give her money.
2. 2. If I had enough time, I would go fishing.
- If you were a sugar, I would be a ant.
- If Natasha Rizky were my girlfriend, I would be the happiest boy in the world.
- If he smokes less, he wouldn’t cough so much.
Catatan:
Pada tipe ini, to be untuk semua subyek pada IF clause adalah WERE.
3. Type III : Past Conditional
Kalimat ini menyatakan peristiwa yang diharapkan terjadi di waktu lampau, tetapi tidak terjadi.(impossible condition)
Pola kalimat:
If + S + Past Perfect +, S + Past perfect future + Verb 3
Subject + Past perfect future, if + Subjek + Past Perfect + V3
|
Contoh:
- If he had studied hard, he would have passed the final exam.
- If the team had played well, it would have won the competition.
- If Alter Bridge had been here, I would have been very happy.
- If you had come to my house, you would have met me.
- If I had known her number, i would have called her.
Teori 2 : Function,pola.contoh.fact
The files of WordPress define many useful PHP functions. Some of the functions, known as Template Tags, are defined especially for use in WordPress Themes. There are also some functions related to actions and filters (the Plugin API), which are therefore used primarily for developing Plugins. The rest are used to create the core WordPress functionality.
Many of the core WordPress functions are useful to Plugin and Theme developers. So, this article lists most of the core functions, excluding Template Tags. At the bottom of the page, there is a section listing other resources for finding information about WordPress functions. In addition to this information, the WordPress phpdoc site details all the WordPress functions by version since 2.6.1.
You can help make this page more complete!
Here are some things you can do to help:
- Add documentation to un-documented functions, by creating sub-pages or at least by adding short comments in the lists below. If you create a subpage for a function, please include information and examples of usage of that function, if possible, per the examples found in Template Tags.
- List more functions here, following the category structure.
- Correct errors by moving functions to better categories where appropriate, and of course fixing typos. Note: that it is OK for a function to appear in more than one category.
Read Contributing to WordPress to find out more about how you can contribute to the effort!
Contoh Function Pemograman Pascal
program funttion2;
uses crt;
{fungsi menentukan nilai tambah}
function tambah(a,b:real):real;
var hasil:real;
begin
hasil:=a+b;
tambah:=hasil;
end;
var a,b:real; {variabel global}
begin {program utama}
write('masukan bilangan I: ');readln(a);
write('masukan bilangan II: ');readln(b);
write(tambah(a,b));
end.
uses crt;
var p,l,t,luas_permukaan:integer; {VARIABEL GLOBAL}
function lp_balok(p,l,t:integer):integer;
begin
lp_balok:=(4*p*l)+(2*p*t);
end;
{PROGRAM UTAMA}
begin
write('panjang= ');readln(p);
write('lebar= ');readln(l);
write('tinggi= ');readln(t);
luas_permukaan:=lp_balok(p,l,t);
writeln('luas permukaan balok:= ',luas_permukaan);
end.
Teori 3 : Past Perfect Tense
Pemakaian kata kerja yang dipergunakan untuk suatu perbuatan yang dilakukan dengan kebiasaan, berbeda dengan pemakaian kata kerja yang dipergunakan dalam kegiatan yang sedang berlangsung dan kata kerja di pergunakan untuk perbuatan lampau, itu juga berbeda. Tapi, kita harus ingat Cuma yang beda hanya bentuknya saja.
Tenses yang dipergunakan dalam bahasa Inggris itu jumlahnya ada 16 waktu, yang lebih dikenal dengan sebutan “16 tenses “. Maka lebih jelasnya perhatikan bentuk-bentuk waktu berikut:
1 PRESENT TENSE
2 PRESENT CONTINOUS TENSE
3 PAST TENSE
4 PAST CONTINOUS TENSE
5 SIMPLE FUTURE TENSE
6 PAST FUTURE TENSE
7 PRESENT PERFECT TENSE
8 PAST PERFECT TENSE
9 FUTURE CONTINOUS TENSE
10 PRESENT PERFECT CONTINOUS TENSE
11 PAST PERFECT CONTINOUS TENSE
12 FUTURE PERFECT TENSE
13 FUTURE PERFECT CONTINOUS TENSE
14 FUTURE PAST CONTINOUS TENSE
15 FUTURE PAST PERFECT TENSE
16 FUTURE PAST PERFECT CONTINOUS TENSE
Berikut ini adalah contoh-contoh tenses sebagai berikut:
PRESENT TENSES
*Rumus:
1) Positif (+) = S+V1(es/s)+O
2) Negatif (-) = S+Do/does+Not+V1+O
3) Introgatif(?) =Do/does+S+V1+O
*Example:
1. (+) He writes a letter every month
(-) He doesn’t writes a letter every month
(?) Dors he writes a letter every month?
2. (+) She teaches English every week
(- ) She doesn’t teaches English every week
(?) Does she teaches English every week?
3.(+) They studys matematic every day
(- ) They don’t studys matematic every day
(?) Do they studys matematic every day?
4.(+) She works in the office every Monday to Saturday
(- ) She doesn’t works in the office every Monday to Saturday
(?) Does she works in the office every Monday to Saturday?
5.(+) They go to Jakarta every years
(- ) They don’t go to Jakarta every years
(? ) Do they go to Jakarta every years?
B.FUNGSI PRESENT TENSES
1. Dilakukan untuk melakukan perbuatan kebiasaan:
Ex:(+) He is works every day
(-) He is not works every day
(?) Is he works every day?
2. Digunakan untuk menyatakan suatu kebenaran umum:
Ex:(+) A week has seven day
(-) A week has not seven day
(?) Has a week seven day?
C. Time Signal
1. Usually
Ex: I usually get up at 5 o’clock
2. Always
Ex: I always drink milk
3. Often
Ex: I often goes to my grand mother house
4. Generally
Ex: A rectangular has four corner
5. Seldom
Ex: She seldom goes to school by car
PRESENT CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif : S+V.ing+O
2. Negatif : S+do/does+not+V1+O
3. Introgatif : Do/does +S+V1+O
*Example:
1. (+) I am teaching English at the first grade of SMK 2 MEI
(-) I am not teaching English at the first grade of SMK 2 MEI
(?) Am I teaching Englidh at the first grade of SMK 2 MEI?
2. (+) you are writing present continous now
(-) you are not writing present continous now
(?) are you writing present continous now?
3. (+) we are learning tenses now
(-) we are not learning tenses now
(?) are we learning tenses now?
4. (+) I am going to school now
(-) I am not going to school now
(?) Am I going to school now?
5. (+) Daus and Anis are running now
(-) Daus and Anis are not running now
(?) are Daus and Anis running now?
B. FUNGSI PRESENT CONTINOUS TENSE
a. Digunakan untuk menyatakan perbuatan yang sedang terjadi
Ex: (+) I am going to Jakarta Now
(-) I am not going to Jakarta now
(?) Am I going to Jakarta now?
b. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang bersifat sementara
Ex: (+) Chindy is writing now but he will explain soon
(-) Chindy is not writing now but he will explain soon
(?) Is Chindy writing now but he will explain soon?
C.TIME SIGNAL
1. Today
Ex : Iam today teaching English
2. Right now
Ex : Rini is working right now
3. When
Ex : Rina is coming hear when I go to park
4. Now
Ex : Roy is going to Bandung now
5. Still
Ex : He is still angry to me
PAST TENSES
*Rumus:
1. Positif (+) : S+V2+O
Negatif (-) : S+Did not+V2+O
Introgatif (?): Did+S+V2+O
*Example:
1. (+) Sarah invite me last week
(-) Sarah did not invite last week
(?) Did Sarah invite last week?
2. (+) I went to Jakarta yesterday
(-) I went not to Jakarta yesterday
(?) went I to Jakarta yesterday?
3. (+) You watch tv last week
(-) You did not watch tv last week
(?) Did you watch tv last week?
4. (+) I wrote letter to her last week
(-) I wrote not letter her last week
(?) Wrotw I letter her last week?
5. (+) It rain since at five o’clock
(-) It did not rain since at five o’clock
(?) Did it rain since at five o’clock?
B. FUNGSI PENGGUNAAN PAST TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang dimulai dan kejadian ituberakhir , pada masa yang lampau. Dan sampai sekarang ini , sudah tidak ada hubungannya lagi. Kejadian yang lampau itu, baik dilakukan secara berkali-kali atau sekali.
Ex: (+) I went yesterday
(-) I did not went yesterday
(?) Did I went yesterday?
C. TIME SIGNAL
1. Last Year
Ex: I went to Yogjakarta last year
2. Yesterday
Ex: Dini went to my home yesterday
3. Last Week
Ex: I fineshed my worked lasr week
4. Ago
Ex: She taught English three days ago
5. Last Saturday
Ex: I went to here last Saturday
PAST CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+was/were+vVing+O
2. Negatif (-): S+was/were+not+v.ing+o
3. introgatif (?): was/were+S+v.ing+o
*Examp;e:
1. (+)The third year student were sitting behind the teacher’s now yesterday
(-) The third year student were not sitting behind the teacher’s now yesrterday
(?) Were the third year student sitting behind the teacher’s now yesterday?
2. (+) He was playing football yesterday
(-) He was not playing football yesterday
(?) was he playing football yesterday?
3. (+) They were working in the office yesterday
(-) They were not working in the office yesterday
(?) Were they working in the office yesterday?
4. (+) Tuti was reading a novel when I come yesterday
(-) Tuti was not reading a novel when I come yesterday
(?) was Tuti reading a novel when I come yesterday?
5. (+) They were studying Biologi at ten O’clock last Friday
(-) They were not studying Biologi at ten o’clock last Friday
(?) were they studying Biologi at temn o’clock last Friday?
B. FUNGSI PENGGUNAAN PAST CONTINOUS TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan dua kejadian yang sedang berlangsungdalam waktu yang bersamaan di masa yang lampau.
Ex: (+) I was going to garden when it began to rain
(-) I was not going to garden when it began to rain
(?) Was I going to garden when it gegan to rain?
b. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang sedang berlangsung pada masa yang lampau.
Ex: (+) at three o’clock last week, She was reading
(-) at three o’clock last week,She was not reading
(?) at three o’clock last week,was she reading?
c. Bentuk ini, juga digunakan untuk menyatakan dua kejadian yang bersamaan waktu dan berlangsung lama pada masa yang lampau.
Ex: (+) I was reading a book, while Ani writing a letter
(-) I was not reading a book,while Ani writing a letter
(?) Was I reading a book,while Ani writing a letter?
C. TIME SIGNAL
1. Last Week
Ex: at seven o’clock last week
2. Yesterday
Ex: all day yesterday
SIMPLE FUTURE TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+shall+/will+V1+O
2. Negatif(-): S+shall/will+not+V1+O
3. Introgatif (?): Shall/will+S+V1+O
*Example:
1. (+) He will go to Pasir Panjang tomorrow morning
(-) He will not go to Pasir Panjang tomorrow morning
(?) Will he go to pasir Panjang tomorrow morning?
2. (+) I shall study hard next mounth
(-) I shall not study hard next mounth
(?) Shall I study hard next mounth?
3. (+) I am go to Singkawang tomorrow
(-) I am not go to Singkawang tomorrow
(?) Am I ga to Sngkawang tomorrow?
4. (+) She will write this lesson next week
(-) She will not write this lesson next week
(?) will She write this lesson next week?
5. (+) I shall go to Medan tomorrow
(-) I shall not go to Medan tomorrow
(?) Shall I go to Medan tomorrow?
B. FUNGSI SIMPLE FUTURE TENSES
a. digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang akan dilakukan.
Ex: (+) I shall go to Surakarta tomorrow
(-) I shall not go to Surakarta tomorrow
(?) Shall I go to Surakarta tomorrow?
b. Juga bisa digunakan untuk menyatakan syatu janji.
Ex: (+) I shall give you book tomorrow
(-) I shall not give you book tomorrow
(?) Shall I give you book tomorrow?
c. Digunakan untuk menyatakan suatu janji,tapi dengan syarat:
Ex: (+) Your mother will give you a new car if you past your exams
(-) Your mother will not give you a new car if you past your exams
(?) Will your mother give you a new car if you past your exams?
d. Digunakan untuk menyantks\an meminta tolong kepada seseorang.
Ex: (+) you will help me lift this table
(-) You will not help me lift this table
(?) Will you help me lift this table?
C. TIME SIGNAL
1. Tomorrow
Ex: I shall work tomorrow
2. next week
Ex: I shall teach next week
3. Next Mounth
Ex: He will study in here next mounth
PAST FUTURE TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+should/would+V1+O
2. Negatif (-): S+should/would+not+V1+O
3. Introgatif (?): Should/would+S+V1+O
*Example:
1. (+) I should go to Mojosari next day
(-) I should not go to Mojosari next day
(?) Should I go to Mojosari next day?
2. (+) He would by a car the day before
(-) He would not by a car the day before
(?) Would He by a car the day before?
3. (+) He would come if you invited him
(-) He would not come if you invited him
(?) Would he come if you invited him?
4. (+) You would give me this pen last Saturday
(-) You would not give me this pen last Saturday
(?) Would you give me this pen last Saturday?
5. (+) She would have breakfast before at seven
(-) She would not have breakfast before at seven
(?) Would she have breakfast before at seven?
B. FUNGSI PAST FUTURE TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang akan dilakukan pada masa lampau.
Ex: (+) I should go to England last year
(-) I should not go to England last year
(?) Should I go to England last year?
C. TIME SIGNAL
1. Last year
Ex: He would go to Semarang last year
2. Last week
Ex: They would trip a Paris last week
3. Before
Ex: I should by a car the day before
4. Next day
Ex: She should go to Riau next day
5. Invited
Ex: They would come if you invited him
PRESENT PERFECT TENSES
*Rumus:
1. Posituf (+) : S+have/has+V3+O
2. Negatif (-) : S+have/has+not+V3+O
3. Introgatif (?): Have/has+S+V3+O
*Example:
1. (+) We have learned English for two years
(-) We have not learned English for two years
(?) Have we learned English for two years?
2. (+) She has taught English since 1988
(-) She has not taught English since 1988
(?) Has she taught English since 1988?
3. (+) He has been to Jakarta before
(-) He has not been to Jakarta before
(?) Has he been to Jakarta before?
4. (+) He has a written a letter for thirty minutes
(-) He has not a written a letter for thirty minutes
(?) Has he a written a letter for thirty minutes?
5. (+) I have just spoken to him
(-) I have not just spoken to him
(?) Have I just spoken to him?
B. FUNGSI PRESENT PERFECT TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian di masa yang lampau tanpa menyebutkan waktu yang khusus (tertentu).
Ex: (+) I have gone to school
(-) I have not gone to school
(?) Have I gone to school?
b. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan di masa lampau dan kegiatan masih berlangsung sampai saat ini.
Ex: (+) I have learned in the 2 Mei school since 2000
(-) I have not learned in the 2 Mei school since 2000
(?) Have I learned in the 2 Mei school since 2000?
c. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang baru saja telah terjadi.
Ex: (+) I have just read my book
(-) I have not just read my book
(?) Have I just read my book?
C. TIME SIGNAL
1. Already
Ex: have had breakfast already
2. Three Times
Ex: I have been drink medicine three times a day
3. Finally
Ex: finally, He has started to finally
PAST PERFECT TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+had+V3+O
2. Negatif (-): S+had not+V3+o
3. Intrigattif (?):Had+S+V3+O
*Example:
1. (+) The train had left before I arrived
(-) The train had not left before I arrived
(?) Had the train left before I arrived?
2. (+) I had copied the lesson before she come home
(-) I had not copied the lesson before she come home
(?) Had I copied the lesson before she come home?
3. (+) I had come home before I week three
(-) I had not come home before I week three
(?) Had I come home before I week three?
4. (+) I had written this lesson before he called me
(-) I had not written a lesson before he called me
(?) Had I written a lesson before he called me?
5. (+) When my brother arrived, I had painted my car
(-) When my brother arrived, I had not painted my car
(?) When my brother arrived, had I painted my car?
B. FUNGSI PAST PERFECT TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan kejadian yang selesai sebelum kejadian lain terjadi dimasa lampau.
Ex: (+) I had come home before I when three
(-) I had not come home before I when three
(?) Had I come home before I when three?
b. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang terjadi sebelum waktu tertentu dimasa yang lampau.
Ex: (+) By the end of the mounth, she had lived here
(-) By the end of the mounth, she had not lived here
(?) Had by the end of the mounth, she lived here?
C. TIME SIGNAL
1. On
Ex: On sunday morning, I painted my car
2. When
Ex: When my brother arrived, I had painted my car
3. Before
Ex: The train had left before I arrived
4. After
Ex: She told me her name after I had asked her twice
FUTURE CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+shall/will+be+Ving+O
2. Negatif (-): S+shall/will+not+be+Ving+O
3. Introgatif (?): Shall/will+S+be+ving+O
*Example:
1. (+) I shall be waiting for you in this station at four
(-) I shall not be waiting for you in this station at four
(?) Shall I be waiting for you in this station at four?
2. (+) I shall be studying at this time tomorrow
(-) I shall not be studying at this time tomorrow
(?) Shall I be studying at this time tomorrow?
3. (+) I shall be waiting for you in this airport at three o’clock tomorrow evening
(-) I shall not be waiting for you in this airport at three o’clock tomorrow evening
(?) Shall I be waiting for you in this airport at three o’clock tomorrow evening?
4. (+) He will be working at this time tomorrow
(-) He will not be working at this time tomorrow
(?) Will he be working at this time tomorrow?
5. (+) She will going to be school together at seven o’clcok tomorrow
(-) She will not going to be school together at seven o’clock tomorrow
(?) Will she going to be school together at seven o’clock tomorrow?
B.FUNGSI FUTURE CONTINOUS TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan suatu rencana, yang dilaksanakan mendatang.
Ex: (+) I will be going to Pantai Prambanan tomorrow
(-) I will not going to Pantai Prambanan tomorrow
(?) Will I going to Pantai Prambanan tomorrow?
b. Untuk menyatakan suatu perbuatan akan dilakukan dengan waktu tertentu, pada masa mendatang.
Ex: (+) I shall be writing a letter at seven o’clock tomorrow
(-) I shall not be writing a letter at seven o’clock tomorrow
(?) Shall I be writing a letter at seven o’clock tomorrow?
C. TIME SIGNAL
1. At nine a o’clock tomorrow
Ex: I shall be working at nine a o’clock tomorrow morning
2. At this time next year
Ex: at this time next year, Peter will be traveling in Japan
PRESENT PERFECT CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+have/has+been+Ving+O
2. Negatif (-): S+have/has+not+been+Ving+O
3. Itrogatif (?): Have/has+S+been+Ving+O
*Example:
1. (+) I have been going to Pantai Samudra for my holiday since 2002
(-) I have not going to Painting Samudra for my holiday since 2002
(?) Have I going to Pantai Samudra for my holiday since 2002?
2. (+) Mr.Burhanudin Simanjuntak has been teaching at SMK 2 MEI since 2003
(-) Mr.Burhanudin Simanjuntak has not been teaching at SMK 2 MEI since 2003
(?) Has Mr.Burhanudin Simanjuntak been teaching at SMK 2 MEI since 2003?
3. (+) She has been painting every day for a long time
(-) She has not painting every day for a long time
(?) Has she painting every day or along time?
4. (+) It has been raining since at six o’clock
(-) It has not been raining since at six o’clock
(?) Has it been raining since at six o’clock?
5. (+) The girl has been crying since he was a child
(-) The girl has not been crying since he was a child
(?) Has the girl been crying since has was a child?
B. FUNGSI PRESENT PERFECT CONTINOUS TENSES
a. Digunakan untuk mnyatakan suatu perbuatan yang menjadi kebiasaan pada masa yang lampau, dan perbuatan itu masih berlangsung hingga saat ini.
Ex: (+) I have been going to my grandmother home for my holiday since 1990
(-) I have not been going to my grandmother home for my holiday since 1990
(?) Have I been going to my grandmother home for my holiday since 1990?
b. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang telah terjadi dimasa lampau dan akan berlangsung sampiai sekarang.
Ex: (+) I have been studying here since 2000
(-) I have not been studying here since 2000
(?) Have I been studying here since 2000?
C. TIME SIGNAL
1. Since
Ex: We have been waiting for you since ne o’clock
2. For
Ex: She has been studying English for over five tears
3. This mounth
Ex: I have been studying at his place this mounth
PAST PERFECT CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+had+been+vVng+O
2. Negatif (-) :S+had+not+been+Ving+O
3. Introgatif (?): Had+s+been+ving+o
*Example:
1. (+) Dodi had been looking for the girl for a year before he applied her
(-) Dodi had not been looking for the girl for a year before heapplied her
(?) Had Dodi been looking for the girl for a year before he applied her?
2. (+) I had been playing a football when they came
(-) I had not been playing a football when they came
(?) Had I been playing a football when they came?
3. (+) She had been cooking a vegetable when he came
(-) She had not been cooking a vegetable when he came
(?) had she been cooking a vegetable when he came?
4. (+) When I came, his father had been leaving for six hours
(-) When I came, his father had not been leaving for six hours
(?) When I came, had his father been leaving for six hours?
5. (+) I had been waiting for you since at seven o’clock
(-) I had not been waiting for you since at seven o’clock
(?) Had I been waiting for you since at seven o’clock?
B. FUNGSI PASTPERFECT CONTINOUS TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang berlangsung lama
sebelum kejadian yang lain di masa yang lampau juga.
Ex: (+) I had been looking for the Ichigo for two week before we meet
(-) I had not been looking for the Ichigo for two week before we meet
(?) Had I been looking for the Ichigo for two week before we meet?
C. TIME SIGNAL
1. When
Ex: I finished my dinner, Peter had been
FUTURE PERFECT TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+will/shall+have+V3+O
2. negatif (-) : S+will/shall+not+have+V3+O
3. Introgatif (?): Will/shall+S+have+V3+O
*Example:
1. (+) She will have written his lesson by time he go out
(-) She will not have written his lesson by time he go out
(?) Will she have written his lesson by time he go out?
2. (+) The game will finished by the time he get three
(-) The game will not finished by the time he get three
(?) Will the game finished by the time he get three?
3. (+) I shall have written a letter by eight o’clock tomorrow
(-) I shall not have written a letter by eight o’clock tomorrow
(?) Shall I have written a letter by eight o’clock tomorrow?
4. (+) We shall have played a basketball when he came
(-) We shall not have played a basketball when he came
(?) Shall we have played a basketball when he came?
5. (+) When my uncle comes tomorrow, my grandmother will have left my house
(-) When my uncle comes tomorrow, my grandmother will not have left my house
(?) When my uncle comes tomorrow, will my grandmother have left my house?
B. FUNGSI FUTURE PERFECT TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan suatu perbutan yang akan selesai, Sebelum waktu yang lain dimasa mendatang.
Ex: (+) By next week he will have read this book
(-) By next week he will not have read this book
(?) Will by next week he have read trhis book?
b. Juga digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa akn selesai sebelum perbuatan lain, dimasa yang akan datang.
Ex: (+) When I comes, my uncle will have left my house
(-) When I comes,my uncle will not have left my house
(?) Will when I comes,my uncle have left my house?
C.TIME SIGNAL
1. By the end of
Ex: John will have done his work by the end of this week
2. By next
Ex: By next week he will have read this book
FUTURE PERFECT CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+shall/will+have+been+Ving+O
2. Negatif (-): S+shall+will+not+have+been+Ving+O
3. Introgatif (?):Shall/will+S+have+been+Ving+O
*Example:
1. (+) I shall have been writing a letter at this time tomorrow
(-) I shall not have been writing a letter at this time tomorrow
(?) Shall I have been writing a letter at this time tomorrow?
2. (+) By next fast day I shall have been teaching here six mounths
(-) By next fast day I shall not have been teaching here six mounths
(?) By next fast day shall I have been teaching here six mounths?
3. (+) Next moon Hevy will have been studying here for two years
(-) Next moon Hevy will not have been studying here for two years
(?) Next moon will Hevy have been studying here for two years?
4. (+) Next week Bu Yusni will have been teaching at SMK 2 MEI school for one years
(-) Next week Bu Yusni will not have been teaching at SMK 2 MEI school for one year
(?) Next week will Bu Yusni have been teaching at SMK 2 MEI school for one year?
5. (+) He will have been working in the office at this time tomorrow
(-) He will not have been working in the office at this time tomorrow
(?) Will he have been working in the office at this time tomorrow?
B. FUNGSI FUTURE PERFECT CONTINOUS TENSES
a. Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang sudah dikerakan pada masa yang lampau,dan masih berlangsung pada waktu tertentu dimasa yang akan datang.
Ex: By the end of this year we shall have been studying Jerman for five year
C. TIME SIGNAL
1. By the end of this year
Ex: by the end of this year we shall have been studying Jerman for four year
2. By the end of this month
Ex: By the end of this month, I shall have been working in this office for five years
FUTURE PAST CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+should/would+be+Ving+O
2. Negatif (-): S+should/would+not+be+V.ing+O
3. Introgatif (?): Should/would+S+be+V.ing+O
*Example:
1. (+) I should be finishing this home work at this time following week
(-) I should not be finishing this home work at this time following week
(?) Should I be finishing this home work at this time following week?
2. (+) We should be going to beach the following week
(-) We should not be going to beach the following week
(?) Should we be going to beach the following week?
3. (+) He would be flag ceremony at this time the following day
(-) He would not be flag ceremony at this time the following day
(?) Would he be flag ceremony at this time the following day?
4. (+) She would be finishing this job at this time following moon
(-) She would not be finishing this job at this time following moon
(?) Would she be finishing this job at this time following moon?
5. (+) They would be having examination at this time the following year
(-) They would not be having examination at this time the following year
(?) Would they be having examination at this time the following year?
B. FUNGSI FUTURE PAST CONTINOUS TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang akan sedang dilakukan pada masa yang lampau.
Ex: I should be taking an examination at this time the following day
C. TIME SIGNAL
Last week
Ex: At six o’clock last week, I should be buying in this supermarket
FUTURE PAST PERFECT TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+should/would+have+V2+O
2. Negatif (-): S+should/would+not+have+V2+O
3. Introgatif (?): Should/would+S+not+have+V2+O
*Example:
1. (+) I should have paif if I had come here
(-) I should not have paif if I had come here
(?) Should I have paif if I had come here?
2. (+) He would have sucses if he had worked here
(-) He would not have sucses if he had worked here
(?) Would he have sucses if he had worked here?
3. (+) She would have graduated if she had studied hard
(-) She would not have graduated if she had studied hard
(?) Would she have graduated if she had studied hard?
4. (+) I hoped that you would have married before you worked here
(-) I hoped not that you would have married before you worked here
(?) Would I hoped that you have married before you worked here?
5. (+) I hoped that you would have paif before you come here
(-) I hoped not that you would have paif before you come here
(?) Would I hoped that you have paif before you come hare?
B. FUNGSI FUTURE PAST PERFECT TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu pengandaian yang tidak mungkin terjadi karena syarat yang tidak terpenuhi, namun hanya sebagai bayangan saja.
Ex: (+) He would have graduated if he had studied hard
(-) He would not have graduated if he had studied hard
(?) Would he have graduated if he had studied hard?
C. TIME SIGNAL
1. If he had studied hard
Ex: They would have graduated if they had studied hard
FUTURE PAST PERFECT CONTINOUS TENSES
*Rumus:
1. Positif (+): S+should/would+have+been+V.ing+O
2. Negatif (-): S+should/would+not+have+been+V.ing+O
3. Inttrogatif (?): Should/would+S+have+been+V.ing+O
*Example:
1. (+) By last Febuary I should have been working this restaurant for one year
(-) By last Febuary I should not have been working this restaurant for one year
(?) should by last Febuary I have been working this restaurant for one year?
2. (+) By last July we should have been studying this school for three years
(-) By last July we should not have been studying this school for three year
(?) Should by last July we have been studying this school for three years?
3. (+) By last fast day he would have been living this apartement for five years
(-) By last fast day he would not have been living this apartement for five years
(?) Would by last fast day he have been living this apartement for five years?
4. (+) She would have been teaching English for one years by last Friday
(-) She would not have been teaching English for one years by last Friday
(?) Would she have been teaching English for one years by last Friday?
5. (+) The magazine would have been red by Anis
(-) The magazine would not have been red by Anis
(?) Would the magazine have been red by Anis?
B. FUNGSI FUTURE PAST PERFECT TENSES
Digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang sudah sedang berlangsung pada waktu yang lampau.
Ex: (+) By last lebaran I should have been working in that office for five years
(-) By last lebaran I should not have been working in that office for five years
(?) Should by last lebaran I have been working in that office for five years?
C. TIME SIGNAL
1. By the end of this week
Ex: By the ed of this week, I should have come here
2. By the end of this mounth
Ex: By the end of this mounth, He would have graduated studied
Langganan:
Postingan (Atom)