Kamis, 21 Maret 2013

Unit Usaha Restoran

Makanan dan minuman yang disediakan dengan dipungut bayaran, tidak termasuk usaha jenis tataboga atau catering.

Pengertian restoran menurut Marsum (1994), restoran adalah suatu tempat atau bangunan yang diorganisasi secara komersial yang menyelenggarakan pelayanan yang baik kepada semua tamunya baik berupa makan dan minum.

Menurut Marsum (1994) ada beberapa tipe restoran, yaitu:

1. Table D’ hote Restaurant adalah suatu restoran yang khusus menjual makanan menu table d’ hote, yaitu suatu susunan menu yang lengkap (dari hidangan pembuka sampai dengan hidangan penutup) dan tertentu, dengan harga yang telah ditentukan pula.

2. Coffee Shop atau Brasserie adalah suatu restoran yang pada umumnya berhubungan dengan hotel, suatu tempat dimana tamu biasa mendapatkan makan pagi, makan siang dan makan malam secara cepat dengan harga yang relatif murah, kadang-kadang penyajiannya dilakukan dengan cara prasmanan.
3. Cafetaria atau Café adalah suatu restoran kecil yang mengutamakan penjualan cake (kue-kue), sandwich (roti isi), kopi dan teh.

4. Canteen adalah restoran yang berhubungan dengan kantor, pabrik atau sekolah.

5. Dining Room, terdapat di hotel kecil (motel), merupakan tempat yang tidak lebih ekonomis dari pada tempat makan biasa. Dining Room pada dasarnya disediakan untuk para tamu yang tinggal di hotel itu, namun juga terbuka bagi para tamu dari luar.

6. Inn Tavern adalah restoran dengan harga murah yang dikelola oleh perorangan di tepi kota.

7. Pizzeria adalah suatu restoran yang khusus menjual Pizza, kadang-kadang juga berupa spaghetti serta makanan khas Italia yang lain.


8. Speciality Restaurant adalah restoran yang suasana dan dekorasi seluruhnya disesuaikan dengan tipe khas makanan yang disajikan atau temanya. Restoranrestoran semacam ini menyediakan masakan Cina,Jepang, India, Italia dan sebagainya. Pelayanannya sedikit banyak berdasarkan tata cara negara tempat asal makanan spesial tersebut.

9. Familly Type Restaurant adalah satu restoran sederhana yang menghidangkan makanan dan minuman dengan harga yang tidak mahal, terutama disediakan untuk tamu-tamu keluarga maupun rombongan


Kelebihan
Makan free setiap hari..
Korang pastinya akan diprovide meal pada waktu break.. Ada certain kerja ada sediakan elaun makan kan?.. Hah.. Tapi, kalau dah tiap-tiap hari korang makan benda alah tu.. CONFIRM muak! Awal-awal kerja je korang rasa seronok.. Lama-lama nak bau benda tu pun dah tak hingin,.. Huhuhu...

Lebih berdisiplin..
Benda ni aku tak boleh jamin.. Impact nya mungkin berbeza pada setiap individu.. Tapi, pada aku, disebabkan kawalan dan TERLAMPAU banyak prosedur membuatkan aku serba sedikit berubah menjadi lebih berdisiplin.. Tapi, tak juga.. Sebab kebanyakan mereka yang bekerja di fast food restaurant ni adalah mereka yang selalu cakap BODOH, sial, babi, cilaka... Jadi possibility untuk menjadi mereka yang terlebih sudah sosial juga ada.. Huhuhu... BUKAN SEMUA ya.. Cuma sebilangan kecil.. 

Kekurangan
Penat
Ini memang diakui SANGAT BENAR.. Bayangkan.. Kalau korang kerja kilang pun, korang boleh tergolek, duduk,.. Tapi if korang kerja di fast food restaurant, korang tak boleh duduk,.. Sentiasa lah berdiri.. Bayangkan 8 jam berdiri.. Even dapat break, tapi kepenatan tu susah nak hilang.. Seriously,.. Kepada mereka yang tak ada kudrat untuk membuat kerja-kereja buruh, better cari kerja lain..

Gaji kecik
Gaji aku sebagai part time adalah kecik jek... Memang kecik gilerrr.... Memang sangat tak berbaloi.. Senang cerita, beza gaji aku sehari dengan mak aku adalah RM97.. Hah... Beza gilerrr kan?? Lepas aku tambah tolak darab dan bahagi.. Aku cuma boleh dapat lebih kurang RM500 sebulan.. Itu kalau bernasib baik.. Kalau dah kena cut hours setiap hari,.. RM500 pun tak cecah wooo.... Dah lah kau sakit pinggang.. Sakit kaki.. Tapi dapat banyak tu jek.. Memang taiikkk r... Itu pasal mak aku cakap.. Belajar betul-betul.. Dapat kerja bagus-bagus...

Banyak lagi sebenarnya.. Tapi aku tak ingat.. 
Korang lak macam mana?? Best tak kerja korang sekarang ni??
Apa pun,... Lepas kerja 2 minggu lebih ni.. Ingin aku katakan... BELAJAR LEBIH BEST!


Peluang (opportunity)
adalah suatu potensi bisnis menguntungkan yang dapat diraih oleh perusahaan yang masih belum di kuasai oleh pihak pesaing dan masih belum tersentuh oleh pihak manapun.
Ancaman (threats)
adalah suatu keadaan di mana perusahaan mengalami kesulitan yang disebabkan oleh kinerja pihak pesaing, yang jika dibiarkan maka perusahaan akan mengalami kesulitan dikemudiaan hari.

4. Mengimplementasikan strategi
Didalam implementasi strategi, perusahaan diharapkan menetapkan atau merumuskan tujuan perusahaan tahunan (annual objective of the business), memikirkan dan merumuskan kebijakan, memotivasi karyawan serta mengalokasikan sumber daya sehingga strategi yang telah di formulasikan dapat dilaksanakan. Mengimplementasikan berarti menggerakan para karyawan dan manajer untuk menempatkan strategi yang telah formulasikan menjadi tindakan nyata. Implementasi strategi memerlukan kinerja dan disiplin yang tinggi tetapi juga diimbangi dengan imbalan yang memadai. Tantangan implementasi adalah menstimulir para manajer dan karyawan melalui organisasi agar mau bekerja dengan penuh kebanggaan dan antusias ke arah pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.
5. Mengevaluasi dan mengawasi strategi
Evaluasi dan pengawasan strategi merupakan tahap terakhir di dalam proses strategi. Pada dasarnya evaluasi strategi mencakup 3 hal, yaitu:
1. Mereview faktor internal dan eksternal yang menjadi dasar bagi strategi yang sedang berlangsung,
2. Mengukur kinerja yang telah dilakukan, dan
5. Mengambil berbagai tindakan perbaikan. Evaluasi strategi sangat diperlukan sebab keberhasilan perusahaan dewasa ini tidak menjadi jaminan keberhasilan perusahaan di masa yang akan datang.

BAGAN PROSES MANAJEMEN STRATEGI

















2.4 STRATEGI KORPORASI (CORPORATE STRATEGY)
Strategi korporasi dirumuskan oleh manajemen puncak dan dirancang sedemikian rupa guna mencapai tujuan organisasi. Memformulasikan strategi korporasi di dalam perusahaan besar akan sangat sulit sekali sebab banyak sekali strategi tingkat bisnis yang sangat berbeda dan memerlukan koordinasi guna mencapai tujuan organisasi secara keseluruhan. Demikian model strategi yang dipakai adalah portofolio bisnis, sbb:
1. Strategi Portofolio
Strategi portofolio adalah tipe strategi tingkat perusahaan yang berhubungan dengan bauran antara unit-unit bisnis (UBS=SBU) dan lini-lini produk yang sesuai satu sama lain dalam cara-cara yang masuk akal sehingga memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan. UBS (Unit Bisnis Strategi) merupakan suatu divisi organisasi yang memiliki misi bisnis, lini produk, pesaing dan pasar berbeda terhadap UBS lain dalam organisasi yang sama.
2. Matriks BCG
Matriks BCG (Boston Consulting Group) mengorganisir bisnis-bisnis dalam dua dimensi yaitu pertumbuhan bisnis dan pangsa pasar (market share).
3. Tingkat pertumbuhan bisnis (Business Growth Rate)
Berkaitan dengan seberapa cepat industri mengalami peningkatan. Pangsa pasar (market share) mendefinisikan apakah sebuah unit bisnis memiliki pangsa yang lebih kecil atau lebih besar dibandingkan dengan pesaingnya.


2.5 STRATEGI BISNIS (BUSINESS STRATEGY)
Merumuskan strategi bisnis melibatkan pengambilan keputusan pada tingkat unit bisnis. Di dalam strategi tingkat ini yang ditujukan adalah bagaimana cara bersaingnya. 

Ada beberapa faktor yang harus di perhatikan di dalam memulai dan mengembangan usaha restoran
  1. Kebutuhan masyarakat
  2. Pangsa pasar yang di tuju
  3. Kapasitas produksi
  4. Daya beli masyarakat
  5. Lokasi
  6. Suasana / Konsep yang di usung di dalam usaha restoran
  7. Persaingan dengan usaha yang sejenis
  8. Promosi

1 komentar:

  1. ternyata ada banyak jenis- jenis restoran dan menawarkan menu berbeda dan sesuai dengan jenis restorannya. terima kasih ya admin untuk infonya.

    BalasHapus